Bongkar Pasang Saham Pilihan, BBCA Bertahan, BBRI Beda Nasib
JAKARTA, investor.id – CGS International membongkar daftar saham defensif pilihan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasilnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berada di posisi teratas, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) keluar daftar.
CGS International menilai, pasar saham Indonesia sempat rebound 6% setelah menyentuh titik terendah pada 28 Februari 2025. Ini disebabkan oleh pelemahan dolar AS dan rotasi aliran dana ke pasar saham negara berkembang.
Akan tetapi, tulis institusi ini, IHSG cenderung tertekan hingga April 2025, seiring kinerja keuangan kuartal I-2025 emiten yang ditaksir lemah. CGS menaksir pertumbuhan EPS emiten tahun ini hanya 1%.
CGS menilai, pelemahan daya beli adalah pemicu utama penurunan kinerja emiten bersama dengan program populis pemerintah, seperti makan bergizi gratis (MBG). Dari pengecekan CGS ke sejumlah emiten, pertumbuhan konsumsi kelas menengah melambat dan terjadi kompetisi ketat di produk barang konsumsi.
CGS menggarisbawahi, pasar akan mencermati pergantian direksi bank Himbara pada April 2025, yang akan menciptakan ketidakpastian sementara.
Saat ini, IHSG diperdagangkan dengan PER 2025 sebesar 10,6 kali, di bawah rata-rata historis. Artinya, ada peluang untuk masuk.
“Selama Maret dan April 2025, pasar diprediksi bergerak sideways karena banyaknya angin yang bertiup dari arah depan (headwind),” tulis CGS, dikutip Sabtu (22/3/2025).
Saham Pilihan
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






