Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?
JAKARTA, investor.id – Prospek cuan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Namun, broker lokal ini masih menyematkan rekomendasi buy saham bank Himbara ini.
Mansek mencatat, per Februari 2025, laba bersih BBRI secara bank only turun 18% menjadi Rp 6,6 triliun, seiring pelemahan pendapatan bunga bersih dan kenaikan tajam biaya operasional. Laba bersih sebelum provisi BBRI juga turun 7% menjadi Rp 17,4 triliun pada periode itu.
Lanjut, pertumbuhan kredit BBRI (bank only) mencapai 5% menjadi Rp 1.218 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) turun 1% menjadi Rp 1.381 triliun. Pertumbuhan kredit perseroan di bawah panduan manjemen berkisar 7-9%.
“Ini diduga akibat pelemahan kondisi makro ekonomi nasional,” tulis Mansek, dikutip Minggu (23/3/2025).
LDR perseroan, tulis Mansek, mencapai 88,2% per Februari 2025, stabil dibandingkan Januari, namun naik dari Februari 2024 sebesar 83,3%.
Margin bunga bersih (NIM) BBRI, tulis Mansek, turun 17 bps menjadi 6,7% per Februari 2025, dibandingkan periode sama tahun lalu 6,8%. Namun, biaya dana membaik menjadi 3,2%, karena perseroan diuntungkan oleh pertumbuhan kuat dana murah (CASA).
Baca Juga:
Segini Laba BRI (BBRI) di FebruariProvisi BBRI (bank only), tulis Mansek, tumbuh 6% per Februari 2025, sedangkan biaya kredit 4,4%. Provisi bulanan turun menjadi Rp 3,3 triliun pada Februari 2025 dari Januari sebesar Rp 5,6 triliun dan bulan sama 2024 sebesar Rp 6,5 triliun. Biaya kredit khusus di Februari lalu mencapai 3,3%, tidak jauh dari panduan sepanjang 2025 berkisar 3-3,2%.
“Rasio provisi terhadap pinjaman stabil di level 6%,” demikian tulis Mansek.
Selanjutnya, cost to income ratio (CIR) BBRI naik tajam menjadi 34,3% per Februari 2025, dibandingkan periode sama tahun 2024 sebesar 26,1%.
Target Harga dan Prospek Cuan
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






