Rupiah Mengencang Saat Sikap AS Melunak Soal Tarif Trump
JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah hari ini mengencang, dipengaruhi sikap terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang melunak soal kebijakan tarif Trump. Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra menilai, penguatan nilai tukar rupiah mengapresiasi Trump yang mengecualikan peralatan elektronik dari pengenaan tarif resiprokal.
Kurs rupiah hari ini kembali kuat dengan nilai tukar rupiah melonjak menguat 20,5 poin (0,12%) menjadi Rp 16.775 terhadap dolar AS, menurut data Bloomberg yang diakses Senin (14/4/2025).
Pemerintahan AS mengecualikan sekitar 20 produk barang elektronik seperti telepon pintar, komputer, router, chip semikonduktor, dan perangkat serupa lainnya dari tarif resiprokal yang diterapkan kepada negara lain termasuk China, seperti dikutip Anadolu Agency.
“Trump mengecualikan peralatan elektronik dari pengenaan tarif baru memberikan sentimen positif ke pasar. Indeks saham Asia tempat produsen elektronik terlihat menguat pagi ini. Ini juga akan membantu penguatan rupiah hari ini,” jelas Ariston dalam catatan Senin.
Penguatan rupiah turut dipengaruhi indeks nilai tukar dolar AS yang menurun di bawah level 100 pada pagi ini. Level tersebut tak pernah disentuh sejak Juli 2023.
Sementara itu, kekhawatiran pasar terkait dampak negatif kenaikan tarif Trump terhadap perekonomian dan aset keuangan AS menjadi pemicu pelemahan indeks dolar AS.
“Sentimen-sentimen di atas paling tidak memberikan angin segar untuk rupiah sementara waktu. Pasar sangat dinamis, perubahan arah bisa kapan pun terjadi dalam waktu singkat. Jadi, pasar akan merespon setiap perubahan dengan hati-hati,” terangnya.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, Ariston menakar kurs rupiah menguat ke arah support Rp 16.700 per dolar AS dengan potensi resisten di kisaran Rp 16.800 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Senin pagi di Jakarta menguat sebesar sembilan poin atau 0,05% ke level Rp 16.787 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.796 per dolar AS.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






