Terungkap Penyebab IHSG Tetiba Turun, Intip Saham Rekomendasi di Sesi II
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetiba tergelincir sebesar 36,54 poin (0,53) ke level 6.889,6 pada penutupan sesi I, Kamis (8/5/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini turun disebabkan aksi profit taking jelang libur panjang dan rilis posisi cadangan devisa April 2025 mengalami penurunan.
Pilarmas merekomendasikan CBDK untuk perdagangan di sesi II.
Baca Juga:
Prospek Saham BRI (BBRI) SelanjutnyaPilarmas menjelaskan, Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2025 tetap tinggi sebesar US$ 152,5 miliar, meski menurun dibandingkan posisi pada akhir Maret 2025 sebesar US$ 157,1 miliar.
“Penurunan tersebut dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang makin tinggi,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (8/5/2025).
Meskipun cadangan devisa saat ini memadai, Pilarmas menilai, jika terjadi guncangan eksternal yang signifikan, BI mungkin akan menghadapi keterbatasan dalam kebijakan untuk merespons situasi tersebut.
Hal itu karena penurunan cadangan devisa akibat pembayaran utang luar negeri dapat menjadi sinyal bahwa pemerintah perlu lebih berhati-hati dalam mengelola utang untuk menghindari risiko keuangan di masa depan.
“Ditambah lagi, ketidakpastian di pasar keuangan global dapat mempengaruhi arus investasi dan perdagangan, yang pada gilirannya dapat berdampak negatif pada cadangan devisa dan pertumbuhan ekonomi,” tambah Pilarmas.
Sementara itu, Pilarmas mengatakan indeks saham Asia mayoritas menguat seiring dengan momentum positif seputar pembicaraan perdagangan AS-China, bahwa Wakil Perdana Menteri He Lifeng akan bertemu dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent di Swiss akhir minggu ini—pembicaraan yang ditujukan untuk mengatasi ketegangan tarif dalam perang dagang yang sedang berlangsung.
Penegasan Trump
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






