Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Melonjak Berkat Pemangkasan Tarif dan Data Inflasi AS

Penulis : Indah Handayani
14 Mei 2025 | 05:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak, REUTERS/Chen Aizhu//File Photo
Ilustrasi harga minyak, REUTERS/Chen Aizhu//File Photo

HOUSTON, investor.id – Harga minyak mentah dunia melonjak pada Selasa (13/5/2025). Hal itu berkat pemangkasan sementara tarif impor antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta laporan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent ditutup melonjak US$ 1,67 (2,57%) ke level US$ 66,63 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) melejit US$ 1,72 (2,78%) menjadi US$ 63,67 per barel.

Kenaikan ini memperpanjang reli harga setelah kedua patokan minyak tersebut melonjak sekitar 4% pada sesi sebelumnya, menyusul kesepakatan AS-China untuk memangkas tarif impor selama 90 hari. Kesepakatan tersebut juga memicu penguatan di pasar saham Wall Street dan mendorong penguatan dolar AS.

ADVERTISEMENT

Mitra di Again Capital LLC John Kilduff mengatakan, harga minyak memang belum sempat mengikuti euforia pasar atas kesepakatan China pada Senin (12/5/2025), jadi perdagangan Selasa sedang mengejar ketertinggalan.

“Selain itu, data ekonomi pagi ini memberi ruang bagi The Fed untuk mulai melonggarkan kebijakan moneternya,” kata Kilduff.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) naik 2,3% secara tahunan hingga April 2025, kenaikan tahunan paling kecil dalam empat tahun terakhir. Data ini mendorong lembaga-lembaga besar seperti JPMorgan Chase dan Barclays memangkas proyeksi resesi AS dalam waktu dekat.

“Semua angka hari ini berpihak pada pasar minyak. Data inflasi dan ekonomi sangat mendukung,” ujar analis senior di Price Futures Group Phil Flynn.

Suku Bunga The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia