Jumat, 15 Mei 2026

Saham Mendadak Lompat, Market Cap Emiten Ini Tempel BBCA

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Mei 2025 | 11:05 WIB
BAGIKAN
Pabrik Petrokimia Ciwandan di Cilegon, Banten. (Chandra Asri/Istimewa)
Pabrik Petrokimia Ciwandan di Cilegon, Banten. (Chandra Asri/Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Saham emiten konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melompat 10,76% ke Rp 10.550 pada perdagangan Jumat (23/5/2025) kemarin. Saham ini juga sempat menyentuh Rp 10.600 yang merupakan level tertingginya dalam 6 bulan.

Sebanyak 35 juta saham TPIA ditransaksikan, frekuensi 22.259 kali, dan nilai transaksi Rp 352,54 miliar. Saham TPIA diborong, dengan asing mencatatkan net buy Rp 81,2 miliar.

Dalam sebulan terakhir, saham Chandra Asri melejit 32,29%. Dan untuk periode year to date (ytd) saham ini melonjak 40,67%.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai kapitalisasi pasar alias market cap Chandra Asri tembus Rp 913 triliun. Ada di nomor 2 sebagai emiten dengan market cap terbesar. Menempel ketat market cap PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA sebesar Rp 1.181 triliun di nomor 1.

RUPST

Emiten Prajogo Pangestu, Chandra Asri Pacific (TPIA) akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 11 Juni 2025.

Rapat terdiri dari enam mata acara, yakni persetujuan laporan tahunan perseroan dan laporan tugas pengawasan dewan komisaris, serta pengesahan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2024; penetapan gaji/honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota dewan komisaris dan direksi perseroan untuk tahun buku 2025; penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2025.

Kemudian mata acara keempat yakni perubahan penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2018; persetujuan perubahan susunan pengurus perseroan; serta penyampaian laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas III tahun 2021.

Direksi TPIA menjelaskan bahwa terkait mata acara keempat, diajukan oleh perseroan untuk mengubah penggunaan laba bersih tahun buku 2018 yang telah ditetapkan dalam rapat tertanggal 13 Mei 2019.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 19 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia