Jumat, 15 Mei 2026

Telkom (TLKM) Ketok Dividen Segini, Sahamnya Bisa Naik Lagi

Penulis : Jauhari Mahardhika
27 Mei 2025 | 15:44 WIB
BAGIKAN
Kantor PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Telkom)
Kantor PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Telkom)

Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham Telkom (TLKM) dengan target harga Rp 3.500. Target harga tersebut mencerminkan EV/EBITDA 2025 sebesar 5,2 kali.

Selain valuasi yang terdiskon, imbal hasil dividen (dividend yield) TLKM terbilang menarik. Risiko utamanya jika terjadi persaingan yang makin intensif, jumlah pelanggan yang lebih rendah dari perkiraan, dan perang harga di segmen fixed broadband (FBB).

Telkom (TLKM) mencatatkan penurunan pendapatan 2,9% qoq atau 2,1% yoy menjadi Rp 36,7 triliun pada kuartal I-2025. Hal itu sejalan dengan proyeksi Samuel Sekuritas (22,8%) dan konsensus analis (23,8%).

ADVERTISEMENT

Adapun penurunan pendapatan TLKM terutama disebabkan oleh berkurangnya pendapatan data menjadi Rp 21,3 triliun (-5,7% qoq, -3,7% yoy).

Pendapatan data berkurang karena jumlah pelanggan turun menjadi 158,8 juta (-0,4% qoq, -0,5% yoy) dan ARPU turun menjadi Rp 42,4 ribu (-3,6% qoq, -6,4% yoy). Alhasil, yield data efektif pada kuartal I-2025 sebesar Rp 3.211 (-9,8% qoq, -21,4% yoy).

Dari sisi profitabilitas, EBITDA TLKM sedikit melemah menjadi Rp 18,2 triliun (-0,9% qoq, -6,1% yoy). EBITDA sejalan dengan proyeksi Samuel Sekuritas (23,2%) dan konsensus (23,8%).

TLKM menghasilkan margin yang lebih rendah sebesar 49,8% pada kuartal I-2025 dibandingkan kuartal I-2024 yang sebesar 51,9%. Penurunan margin akibat faktor musiman, karena beban gaji meningkat menjadi 6,9% dari pendapatan kuartal I-2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 6,6%.

Namun, TLKM tetap menghasilkan laba bersih Rp 5,8 triliun (-2,7% qoq, -4% yoy) yang relatif sesuai dengan proyeksi Samuel Sekuritas (22,8%) dan konsensus (23,8%).

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia