Telkom (TLKM) Ketok Dividen Segini, Sahamnya Bisa Naik Lagi
Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham Telkom (TLKM) dengan target harga Rp 3.500. Target harga tersebut mencerminkan EV/EBITDA 2025 sebesar 5,2 kali.
Selain valuasi yang terdiskon, imbal hasil dividen (dividend yield) TLKM terbilang menarik. Risiko utamanya jika terjadi persaingan yang makin intensif, jumlah pelanggan yang lebih rendah dari perkiraan, dan perang harga di segmen fixed broadband (FBB).
Telkom (TLKM) mencatatkan penurunan pendapatan 2,9% qoq atau 2,1% yoy menjadi Rp 36,7 triliun pada kuartal I-2025. Hal itu sejalan dengan proyeksi Samuel Sekuritas (22,8%) dan konsensus analis (23,8%).
Adapun penurunan pendapatan TLKM terutama disebabkan oleh berkurangnya pendapatan data menjadi Rp 21,3 triliun (-5,7% qoq, -3,7% yoy).
Pendapatan data berkurang karena jumlah pelanggan turun menjadi 158,8 juta (-0,4% qoq, -0,5% yoy) dan ARPU turun menjadi Rp 42,4 ribu (-3,6% qoq, -6,4% yoy). Alhasil, yield data efektif pada kuartal I-2025 sebesar Rp 3.211 (-9,8% qoq, -21,4% yoy).
Baca Juga:
4 Saham Diserbu Asing, Ada TLKM dan GOTODari sisi profitabilitas, EBITDA TLKM sedikit melemah menjadi Rp 18,2 triliun (-0,9% qoq, -6,1% yoy). EBITDA sejalan dengan proyeksi Samuel Sekuritas (23,2%) dan konsensus (23,8%).
TLKM menghasilkan margin yang lebih rendah sebesar 49,8% pada kuartal I-2025 dibandingkan kuartal I-2024 yang sebesar 51,9%. Penurunan margin akibat faktor musiman, karena beban gaji meningkat menjadi 6,9% dari pendapatan kuartal I-2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 6,6%.
Namun, TLKM tetap menghasilkan laba bersih Rp 5,8 triliun (-2,7% qoq, -4% yoy) yang relatif sesuai dengan proyeksi Samuel Sekuritas (22,8%) dan konsensus (23,8%).
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






