Saham Diobral Asing, Harga Diskon Gede, Lo Kheng Hong Punya
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali tertekan 0,43% ke Rp 4.660 pada perdagangan Selasa (22/7/2025). Padahal di Senin (21/7/2025), saham ini juga minus 1,27%.
Kemarin, sebanyak 132,98 juta saham Bank Mandiri ditransaksikan, frekuensi 26.500 kali, dan nilai transaksi Rp 621,54 miliar. Saham ini cenderung didistribusikan, dengan broker CGS International Sekuritas mencetak net sell Rp 104,1 miliar.
Baca Juga:
Saham BBRI Diserok, Katanya Bakal SeginiAdapun asing kembali membukukan net sell saham BMRI Rp 291 miliar. Dalam sebulan, asing sudah net sell Rp 2,67 triliun. Adapun untuk satu bulan terakhir, harga saham bank BUMN ini turun 5,48%.
Secara valuasi, saham Bank Mandiri lagi diskon. Dengan rasio price to book value (PBV) 1,71 kali, mendekati -2 PBV standard deviation rerata 3 tahun 1,66 kali. Sedangkan price earning ratio (PER) 7,73 kali (TTM), di bawah -2 PE standard deviation rerata 3 tahun 8,26 kali.
Baca Juga:
Saham ADRO Diburu, Muncul RamalannyaSaham BMRI masuk dalam portofolio Lo Kheng Hong. Investor kawakan tersebut sempat mengaku memiliki saham BMRI. “Saya juga punya saham BMRI,” ungkap Lo Kheng Hong kepada Investor.id pada Maret 2025. Namun belum diungkap rinci berapa jumlahnya.
Potensi Dividen
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






