Jumat, 15 Mei 2026

Saham Diobral Asing, Harga Diskon Gede, Lo Kheng Hong Punya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Jul 2025 | 07:55 WIB
BAGIKAN
Bank Mandiri (BMRI). Ist
Bank Mandiri (BMRI). Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali tertekan 0,43% ke Rp 4.660 pada perdagangan Selasa (22/7/2025). Padahal di Senin (21/7/2025), saham ini juga minus 1,27%.

Kemarin, sebanyak 132,98 juta saham Bank Mandiri ditransaksikan, frekuensi 26.500 kali, dan nilai transaksi Rp 621,54 miliar. Saham ini cenderung didistribusikan, dengan broker CGS International Sekuritas mencetak net sell Rp 104,1 miliar.

Adapun asing kembali membukukan net sell saham BMRI Rp 291 miliar. Dalam sebulan, asing sudah net sell Rp 2,67 triliun. Adapun untuk satu bulan terakhir, harga saham bank BUMN ini turun 5,48%.

ADVERTISEMENT

Secara valuasi, saham Bank Mandiri lagi diskon. Dengan rasio price to book value (PBV) 1,71 kali, mendekati -2 PBV standard deviation rerata 3 tahun 1,66 kali. Sedangkan price earning ratio (PER) 7,73 kali (TTM), di bawah -2 PE standard deviation rerata 3 tahun 8,26 kali.

Saham BMRI masuk dalam portofolio Lo Kheng Hong. Investor kawakan tersebut sempat mengaku memiliki saham BMRI. “Saya juga punya saham BMRI,” ungkap Lo Kheng Hong kepada Investor.id pada Maret 2025. Namun belum diungkap rinci berapa jumlahnya.

Potensi Dividen

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia