Jumat, 15 Mei 2026

Saham Cuannya 6.831%, Muncul Kabar Baru

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Aug 2025 | 16:30 WIB
BAGIKAN
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN). Annual report
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN). Annual report

JAKARTA, investor.id - Emiten konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengumumkan aksi korporasi terbarunya. Perseroan mendirikan anak usaha baru bernama Tigranix Ventures Pte Ltd.

“Perseroan telah selesai melakukan proses mendirikan suatu anak usaha baru dengan nama Tigranix Ventures Pte Ltd, berkedudukan di Singapura. Tigranix didirikan berdasarkan Companies Act 1967 dan merupakan perseroan terbatas dengan saham terbatas. Perseroan memiliki seluruh atau 100% kepemilikan penuh di dalam Tigranix,” ungkap Sekretaris Perusahaan Petrindo Jaya Kreasi, Robertus Maylando Siahaya dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (2/8/2025).

Tak disebutkan rinci apa kegiatan usaha Tigranix. Robertus hanya mengungkapkan bahwa pendirian Tigranix akan menambah portofolio perseroan, memperluas jaringan usaha dan sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang perseroan.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, saham Petrindo pada perdagangan Jumat (1/8/2025) melemah 0,65% ke Rp 1.525. CUAN sendiri baru stock split pada 15 Juli 2025 dengan rasio 1:10. Dari harganya Rp 16.875 saat itu menjadi Rp 1.690 setelah stock split.

Adapun Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Maret 2023. Perseroan menggelar IPO di harga Rp 220/saham (sebelum stock split). Kini, saham CUAN sudah meroket 6.831% dari harga IPO.

PTRO

Sebelumnya, entitas usaha Petrindo (CUAN), yakni PT Petrosea Tbk (PTRO) juga mengumumkan pada Jumat (1/8/2025) telah menandatangani conditional share sale and purchase agreement sehubungan dengan pembelian seluruh saham HBS (PNG) Limited &  anak usahanya (Grup HBS) dengan total nilai transaksi sebesar AU$ 40 juta atau sekitar US$ 25,76 juta.

Apabila seluruh persyaratan dalam perjanjian bersyarat telah terpenuhi secara komprehensif, maka perjanjian ini akan berlaku efektif. Grup HBS adalah pemain kunci di bidang penyediaan layanan jasa pertambangan & konstruksi dan solusi alat berat termasuk distribusi peralatan, mesin dan suku cadang serta properti yang  berkedudukan di Papua New Guinea sejak tahun 2006. 

Grup HBS telah lama memiliki hubungan kemitraan yang kuat dan menjalin kerja sama dengan berbagai pemain kunci di sektor pertambangan, terutama di mineral emas. Saat ini, Grup HBS melayani beberapa proyek pertambangan emas besar di Papua New Guinea. 

“Transaksi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha perusahaan ke luar  negeri dan diversifikasi ke sektor mineral emas. Akuisisi ini diharapkan akan memperkuat kinerja dan kedudukan perusahaan, serta menciptakan sinergi operasional antara Indonesia  dan Papua New Guinea,” ujar Presiden Direktur Petrosea, Michael dalam keterangan resmi, Jumat (1/8/2025). 

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia