Pandangan soal BBRI Terbelah
Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi hold untuk saham BBRI, dengan target harga Rp 4.000. Target harga tersebut mencerminkan valuasi PBV 2025 sebesar 1,9 kali.
“Meskipun peningkatan kualitas aset tetap menjadi prioritas utama di tengah pertumbuhan kredit yang moderat pada 2025, kami optimistis keahlian ritel manajemen baru dapat memperkuat inisiatif pendanaan jangka pendek,” jelas Prasetya.
Baca Juga:
Ramalan Nasib Saham Telkom (TLKM)BBRI mempertahankan target pertumbuhan kredit 2025 sebesar 7-9% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 7%, dengan fokus lebih besar pada segmen konsumer dan korporasi. NIM tahun ini diproyeksikan tetap pada kisaran 7,3-7,7% dibandingkan 2024 sebesar 7,7%.
Sementara itu, KB Valbury Sekuritas melakukan evaluasi ulang terhadap BBRI secara menyeluruh dengan menggunakan berbagai metodologi yang kuat, termasuk gordon growth model (GGM), dividend discount model (DDM), single stage fair PB, dan rolling PB.
“Itu memperkuat keyakinan kami. Koreksi harga saham BBRI belakangan ini menciptakan ketimpangan signifikan antara harga pasar dan nilai intrinsik, menjadikan saham ini sangat menarik bahkan dalam skenario konservatif,” ungkap Akhmad.
Sebab itu, KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham BBRI. Target harga saham BBRI berbasis gordon growth model (GGM) sebesar Rp 4.470.
Target harga tersebut mencerminkan estimasi P/B 2025 sebesar 2,1 kali. Saat ini, saham BBRI diperdagangkan dengan valuasi yang menarik pada standar deviasi (SD) -2 sebesar 1,7 kali.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






