Drama Harga Emas Antam (ANTM)
JAKARTA, investor.id – Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam dalam sepekan terakhir penuh drama dengan sad ending. Harga emas Antam secara akumulasi tergerus Rp 55.000 ke level Rp 1.896.000 per gram selama periode 11-15 Agustus 2025.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) pada awal pekan, Senin (11/8/2025), mulai turun Rp 6.000 ke level Rp 1.945.000 per gram.
Kondisinya kemudian makin parah pada Selasa (12/8) karena anjlok Rp 21.000 ke level Rp 1.924.000 per gram. Selanjutnya, Rabu (13/8), harga emas Antam (ANTM) jatuh lagi sebesar Rp 7.000 ke level Rp 1.917.000 per gram.
Harga emas Antam sempat loncat Rp 16.000 ke level Rp 1.933.000 per gram pada Kamis (14/8). Namun, Jumat (15/8), harganya ambrol sebesar Rp 24.000 ke level Rp 1.909.000 per gram.
Terakhir, Sabtu (16/8), harga emas Antam (ANTM) ambles lagi Rp 13.000 ke level Rp 1.896.000 per gram.
Baca Juga:
3 Saham Kesukaan AsingAdapun rekor tertinggi harga emas Antam sepanjang masa (all time high/ATH) berada di level Rp 2.039.000 per gram yang tercipta pada 22 April 2025.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga bernasib serupa. Terakhir, pada Sabtu (16/8), harga buyback emas Antam terpangkas sebanyak Rp 13.000 menjadi Rp 1.742.000 per gram.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback.
Berikut adalah harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Sabtu (16/8/2025):
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






