Ramalan Terbaru Saham BBCA & BMRI Cs usai BI Rate Dipotong
BRI Danareksa Sekuritas tetap berhati-hati terhadap prospek kualitas aset perbankan, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap laba.
Namun, broker efek ternama itu melihat potensi kenaikan harga saham sejumlah bank dalam jangka pendek. Sebab pengetatan likuiditas ditaksir telah mencapai titik terendah, valuasi saham lebih murah, adanya kejelasan lebih lanjut terkait program pemerintah, serta kepemilikan asing yang lebih rendah.
Baca Juga:
Saham Murah Diramal ke Rp 30.000“Ini seharusnya menguntungkan saham yang sebelumnya berkinerja lemah, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI,” ungkap Victor.
BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan peringkat netral untuk sektor perbankan. Saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi pilihan utama untuk jangka panjang, karena tetap berhati-hati terhadap kualitas aset. Rekomendasi untuk saham BBCA adalah buy dengan target harga Rp 11.900.
Baca Juga:
Suku Bunga Turun, Fokus pada 6 SahamBRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan buy saham Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Bank Tabungan Negara (BBTN) – meskipun saham-saham tersebut bukan pilihan utama.
Target harga saham BMRI sebesar Rp 5.900, BBNI Rp 4.800, dan BBTN Rp 1.400.
Sedangkan rekomendasi untuk saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) dan Bank BTPN Syariah (BTPS) adalah hold. Target harga saham BRIS sebesar Rp 2.900 dan BTPS Rp 1.500.
Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) non-rated, karena BRI merupakan induk usaha.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






