Jumat, 15 Mei 2026

Modal Asing Rp 250 Miliar Kabur, SRBI Jadi Jalur Utama 

Penulis :  Arnoldus Kristianus
31 Aug 2025 | 14:04 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/pri)
Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/pri)

JAKARTA,investor.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan modal asing keluar senilai Rp 250 miliar keluar dari pasar keuangan domestik pada 25-28 Agustus 2025. Mayoritas modal asing keluar melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan mengatakan modal asing keluar melalui SRBI sebesar Rp 10,79 triliun. Namun pada saat yang sama modal asing masuk melalui pasar saham sebesar Rp 2,62 triliun dan surat berharga negara (SBN) senilai Rp 7,93 triliun.

“Berdasarkan data transaksi 25 – 28 Agustus 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 0,25 triliun, terdiri dari jual neto di SRBI  sebesar Rp 10,79 triliun, serta beli neto sebesar Rp 2,62 triliun di pasar saham dan Rp 7,93 triliun di pasar SBN,” ucap Junanto dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (31/8/2025).

ADVERTISEMENT

Bila dilihat secara kumulatif dari Januari hingga Agustus 2025 tercatat  nonresiden  jual neto sebesar Rp 48,01 triliun di pasar saham dan Rp 94,28 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp 76,44 triliun di pasar SBN.  Level imbal hasil (yield) SBN Indonesia dengan tenor 10 tahun  turun menjadi  6,3% dan yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasury Note tenor 10 tahun  turun ke 4,203% pada Kamis (28/8/2025).

Adapun nilai premi risiko investasi (credit default swap) Indonesia 5 tahun naik menjadi 66,9 basis poin pada Kamis (28/8/2025) dibandingkan posisi pada Jumat (22/8/2025) yang sebesar 66,15 basis poin.   Sementara itu, data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan posisi nilai tukar rupiah adalah Rp 16.461 per dolar AS pada Jumat  (29/8/2025).

“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” tutur Junanto.

Editor: Arnoldus Kristianus

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia