Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 1 September 2025: Bangkit
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bangkit pada Senin (1/9/2025), di tengah pasar berfokus pada aksi unjuk rasa di dalam negeri.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.12 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini menguat sebesar 30 poin (0,18%) ke level Rp 16.469,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat stabil di level 97,77.
Sedangkan pada perdagangan Jumat (29/8/2025), mata uang rupiah sempat ambles sebesar 147 poin (0,9%) ke level Rp 16.499,5.
Dikutip dari Trading View, Nilai tukar rupiah berpotensi tetap tertekan apabila aksi unjuk rasa di dalam negeri terus berlanjut. Hal ini disampaikan analis Commerzbank Research dalam riset terbarunya.
Kendati Presiden Prabowo Subianto telah membatalkan rencana pemberian tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan bagi anggota DPR serta menangguhkan seluruh perjalanan dinas parlemen, Commerzbank menilai gejolak sosial tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap pemerintahannya.
“Protes ini menyoroti ketidakpuasan yang semakin besar terhadap pemerintahan Prabowo,” tulis Commerzbank.
Ketidakpastian Tarif
Selain faktor domestik, sentimen konsumen juga sudah lebih dulu melemah akibat ketidakpastian tarif impor Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan catatan Commerzbank, rupiah tercatat melemah sekitar 2,4% sepanjang tahun berjalan (year to date) terhadap dolar AS. Capaian ini menjadikan rupiah sebagai mata uang Asia dengan kinerja terburuk kedua pada tahun ini.
Mengacu data LSEG, pasangan kurs USD/IDR naik 0,9% ke level 16.485 pada perdagangan terbaru.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






