Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melesat Berkat Pelemahan Data Tenaga Kerja AS
JAKARTA, investor – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melesat pada Senin (8/9/2025). Penguatan itu ditopang pelemahan data tenaga kerja AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini terlihat menguat 68 poin (0,41%0 ke level Rp 16.364,5. Sedangkan indeks dolar terlihat naik 0,1% menjadi 97,86. Nilai tukar rupiah ke dolar AS sempat ditutup turun sebesar 9 poin (0,05%) ke level Rp 16.424,5 pada Kamis (4/9/2025).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi data tenaga kerja, yaitu Nonfarm Payroll (NFP) AS yang sangat melemah.
"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup tajam setelah data pekerjaan AS NFP yang kembali sangat mengecewakan," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (8/9/2025).
AS disebut hanya menambahkan 22 ribu pekerjaan di bulan Agustus 2025, jauh dibandingkan perkiraan yang sekitar 75 ribu. Selain itu, lanjutnya, pekerjaan di bulan Juni justru direvisi menjadi turun atau kehilangan 13 ribu pekerjaan dibandingkan penambahan 14 ribu.
Seiring sentimen dolar AS yang semakin memburuk karena serentetan data ekonomi yang lebih lemah dari sebelumnya, dan pernyataan dovish dari para pejabat The Fed, hampir dipastikan bank sentral AS akan memangkas suku bunga di bulan ini.
"Dari domestik, investor menantikan data cadev (cadangan devisa)," kata Lukman.
Pengangguran AS
Mengutip Xinhua, tingkat pengangguran AS pada bulan Agustus mengalami lonjakan jadi 4,3%, tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir. Rata-rata pendapatan per jam meningkat 0,3% secara bulanan, tetapi kenaikan tahunan 3,7%, sedikit di bawah dugaan sebesar 3,8%.
Laporan bulan Agustus ini merupakan yang pertama dirilis sejak Presiden AS Donald Trump memecat mantan Komisaris Biro Statistik Tenaga Kerja Erika McEntarfer, menyusul rilis laporan ketenagakerjaan bulan Juli yang lemah. Trump kemudian mengklaim bahwa data pertumbuhan pekerjaan telah dimanipulasi.
“Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah hari ini diperkirakan berkisar Rp 16.350- 16.450 per dolar AS,” tutup Lukman.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






