Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bagus Lagi Murah, Dividen Besar

Penulis : Thresa Sandra Desfika
9 Sep 2025 | 07:54 WIB
BAGIKAN
Menara Mandiri. (Bank Mandiri)
Menara Mandiri. (Bank Mandiri)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) merosot 4,06% ke Rp 4.490 pada perdagangan Senin (9/9/2025). Sebanyak 200,23 juta saham Bank Mandiri ditransaksikan, frekuensi 39.284 kali, dan nilai transaksi Rp 916,21 miliar.

Saham emiten bank BUMN ini banyak didistribusikan kemarin. Asing pun sampai mencatatkan net sell Rp 347,67 miliar.  Dalam periode year to date (ytd) alias tahun berjalan, saham Bank Mandiri berkode BMRI jatuh 21,23%. Di mana asing mencetak net sell sampai Rp 13,84 triliun dalam periode tersebut.

Secara valuasi, saham Bank Mandiri sedang murah dibandingkan biasanya. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) BMRI 1,65 kali atau di bawah -1 PBV standard deviation rata-rata 3 tahun terakhir di 1,91 kali. Dan price earning ratio (PER) 7,45 kali atau di bawah -2 PE standard deviation rata-rata 3 tahun terakhir di 7,83 kali.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, KB Valbury Sekuritas dalam risetnya mempertahankan rekomendasi buy saham Bank Mandiri (BMRI). Target harga saham BMRI berbasis gordon growth model (GGM) sebesar Rp 6.240.

Sementara itu, Bank Mandiri (BMRI) sendiri belum menyampaikan laporan keuangan semester I-2025 karena dalam proses audit. Bank Mandiri (BMRI) mencatatkan laba bersih bank only sebesar Rp 4,5 triliun pada Mei 2025 (-2% yoy, +26% mom). Hasil ini membuat laba bersih selama 5M25 menjadi Rp 19,7 triliun (+0% yoy).

Potensi Dividen

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia