Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 9 September 2025: Ambruk

Penulis : Indah Handayani
9 Sep 2025 | 09:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)
Ilustrasi nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ambruk pada Selasa (9/9/2025). Pelemahan ini karena terpukul reshuffle Kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, terlebih mundurnya Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini ambruk sebesar 181 poin (1,11%) ke level Rp 16.490 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,12% ke level 97,33.

Sedangkan pada perdagangan Senin (8/9/2025), mata uang rupiah sempat melonjak tajam sebesar 123 poin (0,75%) ke level Rp 16.309,5.

ADVERTISEMENT

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, reshuffle kabinet yang secara tidak terduga dilakukan Presiden Prabowo Subianto mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Sebab, lima menteri yang direshuffle dan satu menteri baru. Terlebih, mundurnya Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan yang merupakan andalan dari dua pemimpin negeri ini.

“Bergantinya Sri Mulyani ini memberikan dampak negatif saat ini, tapi di hari berikutnya meski melemah tidak akan terlalu tajam. Reshuffle ini bisa saja akibat dari demonstrasi yang berujung pada banyak korban, sehingga mengakibatkan kerusuhan yang mengarah makar dan terorisme,” jelasnya.

Berganti Kebijakan

Menurut Ibrahim, dengan bergantinya Menteri Keuangan yang kini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa, pasar menilai akan adanya bergantinya kebijakan. Terlebih, pemerintah tengah fokus pada pembangunan rumah subsidi, makan bergizi sehat, dan koperasi Merah Putih yang membutuhkan dana cukup besar.

“Selama ini, Kementerian Keuangan hanya melaukan lelang obligasi dan selalu dibeli oleh Bank Indonesia (BI) secara konsinyasi. Inilah yang akan diperhatikan pasar, karena khawatir apabila lelang dilempar lagi, apakah akan laku,” jelasnya.

Untuk itu, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah fluktuatif, namun cenderung melemah di kisaran Rp 16.300. "Untuk rupiah hari ini diperkirakan melemah ke kisaran Rp 16.300-16.350," ungkap Ibrahim.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia