Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 10 September 2025: Bangkit

Penulis : Indah Handayani
10 Sep 2025 | 09:23 WIB
BAGIKAN
ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bangkit pada Rabu (10/9/2025). Kenaikan itu ditopang cadangan devisa Bank Indonesia (BI) dinilai masih memberi penopang.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.02 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini naik sebesar 10,5 poin (0,06%) ke level Rp 16.471 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,04% ke level 97,82.

Sedangkan pada perdagangan Selasa (9/9/2025), mata uang rupiah sempat longsor sebesar 172 poin (1,05%) ke level Rp 16.481,5.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Reuters, rupiah menjadi sorotan setelah anjlok 1% pada Selasa (9/9/2025) menyusul pencopotan Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan. Keputusan mengejutkan itu memicu kekhawatiran soal arah kebijakan fiskal di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Risiko fiskal kini meningkat di tengah tekanan politik dan program populis. Tanpa jangkar kredibel seperti Sri Mulyani, rupiah akan tetap rentan,” kata Head of Asia FX di InTouch Capital Markets Kieran Williams. Meski demikian, cadangan devisa Bank Indonesia dinilai masih memberi penopang sementara.

Sementara itu, pasar kini menanti rilis data inflasi produsen dan konsumen pekan ini, yang akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed pada pertemuan 16–17 September mendatang.

Pasar sudah memperkirakan The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), sementara peluang pemangkasan lebih besar, yakni 50 bps, hanya sekitar 5%. Investor juga menilai total pelonggaran moneter tahun ini bisa mencapai 66 bps.

Williams menilai, peluang pemangkasan 50 bps sangat tipis. “The Fed cenderung berhati-hati dan gradual. Kecuali ada kejutan inflasi inti yang jauh lebih rendah, kecil kemungkinan mereka melakukan pemangkasan jumbo,” katanya.

Dolar AS Stabil

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia