Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 10 September 2025: Bangkit
Di pasar valuta asing Asia, pergerakan dolar AS relatif tenang. Euro melemah tipis ke US$ 1,1698 setelah turun 0,5% sehari sebelumnya. Poundsterling berada di US$ 1,3522, yen stabil di 147,42 per dolar, dan dolar Australia bertahan di US$ 0,6587, mendekati level tertinggi tujuh minggu.
Indeks dolar AS berada di 97,834, stagnan setelah menguat 0,3% pada Selasa. Namun, sepanjang 2025 indeks dolar masih tertekan sekitar 10% akibat kebijakan perdagangan AS yang tidak menentu dan ekspektasi pemangkasan suku bunga.
Data terbaru menunjukkan pasar tenaga kerja AS lebih rapuh dari perkiraan. Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) merevisi turun 911 ribu pekerjaan untuk periode hingga Maret 2025. Namun, investor tetap fokus pada prospek pelonggaran moneter The Fed ketimbang data lampau tersebut.
Analis senior City Index di Brisbane Matt Simpson menilai, pemangkasan 50 bps justru bisa merusak sentimen pasar. “The Fed akan menjaga kredibilitas dan tidak sepenuhnya tunduk pada tekanan politik,” ujarnya.
Selain AS, pasar global juga mencermati dinamika politik Jepang dan Prancis, yang sedang mencari perdana menteri baru.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






