Kamis, 14 Mei 2026

SSMS Mau Akuisisi 63,40% Saham Sawit Mandiri Lestari (SML)

Penulis : Erta Darwati
24 Sep 2025 | 15:40 WIB
BAGIKAN
Bisnis sawit. Foto: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Bisnis sawit. Foto: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

JAKARTA, investor.id - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) berencana mengakuisisi PT Sawit Mandiri Lestari (SML), dengan menyerok sebanyak 98.328 saham atau setara 63,40%. Nilai transaksi akusisi ini mencapai Rp 1,6 triliun.

Rencana transaksi ini sebagai transaksi material sebagaimana diatur Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020, karena nilai transaksi melebihi 50% dari ekuitas perseroan yang tercatat sebesar Rp Rp 3.136.987.993.000 berdasarkan laporan keuangan tanggal 30 Juni 2025.

Corporate Secretary SSMS, Deni Agustinus Damayanto mengatakan, aksi akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi ekspansi dan keberlanjutan jangka panjang perseroan.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, perseroan tengah merancang akuisisi terhadap SML, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah beroperasi secara komersial di Kalimantan Tengah dengan areal seluas 11.046 hektare.

"SML menawarkan potensi besar untuk memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperluas usaha perseroan di industri perkebunan kelapa sawit yang strategis," katanya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, langkah akuisisi tersebut tidak hanya mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan, tetapi juga mempertegas posisi perseroan sebagai pelaku utama dalam industri yang terus berkembang.

Adapun dalam transaksi tersebut, PT Citra Borneo Indah (CBI) akan bertindak sebagai pihak penjual, dan SSMS bertindak sebagai pembeli, dengan aksi jual beli saham mencapai Rp 1,6 triliun.

"Harga pembelian saham adalah Rp 1,6 triliun dengan ketentuan bahwa harga pembelian tersebut tidak melebihi batas atas dan batas bawah pada kisaran yang mengacu pada nilai pasar sebagaimana tercantum dalam laporan penilaian harga wajar saham yang akan diterbitkan oleh KJPP," tambahnya.

CBI merupakan pengendali dari SSMS dan juga pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 62,30%, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan afiliasi antara perseroan dengan CBI dari segi kepemilikan saham.

Selanjutnya, CBI yang semula memiliki 99,9% saham SML, maka hanya akan memegang sebesar 36,5%, karena setelah akuisisi, SSMS akan menggenggam mayoritas kepemilikan saham SML sebesar 63,40%

Kemudian, manajemen perseroan menegaskan, rencana transaksi tersebut tidak berpotensi mengakibatkan terganggunya kelangsungan usaha perseroan atau mempengaruhi performa keuangan perseroan.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 38 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia