Saham Bumi Resources (BUMI) Mengarah ke Batas Atas
Bumi Resources (BUMI) telah menerbitkan obligasi senilai Rp 721,6 miliar. Obligasi ini adalah Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap II Tahun 2025. Perolehan dana ditujukan untuk pembayaran tahap ke-2 dari total nilai rencana akuisisi terhadap Wolfram Limited, pemberian pinjaman kepada Wolfram Limited untuk belanja modal dan modal kerja, serta modal kerja perseroan.
Terkait belanja modal dan modal kerja, setelah penyelesaian rencana akuisisi Wolfram dan Wolfram menjadi anak usaha BUMI, selanjutnya sekitar Rp 98,74 miliar akan digunakan BUMI untuk pemberian pinjaman kepada Wolfram, yang selanjutnya akan digunakan Wolfram untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja Wolfram.
Baca Juga:
Saham Diskon Emiten Grup Salim DibidikObligasi yang telah mendapatkan rating A+ dari Pefindo itu terdiri atas tenor 3 tahun (bunga 8%) dan 5 tahun (bunga 9,25%).
Wolfram Limited sendiri merupakan perusahaan yang didirikan pada 8 Juli 2022 berdasarkan hukum Australia Barat dan terdaftar pada Australian Securities Investments Commission berdasarkan certificate of registration pada 8 Juli 2022 yang memiliki kegiatan usaha sebagai perusahaan tambang tembaga dan emas, dengan izin pertambangan berlaku hingga 31 Desember 2036.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






