BBRI Diteropong, Muncul Harga Segini
Adapun pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BBRI naik 4,4% qoq atau melonjak 10,1% yoy menjadi Rp 37,42 triliun. Peningkatan NII didorong oleh kenaikan yang lebih tinggi pada total pendapatan bunga sebesar 5,4% qoq atau 8,2% yoy dibandingkan kenaikan total beban bunga sebesar 8,1% qoq atau 3,6% yoy.
Namun, laba bersih BBRI pada kuartal II-2025 turun 7,8% qoq atau melemah 8,8% yoy menjadi Rp 12,6 triliun. Ini terutama disebabkan oleh kenaikan signifikan pada beban pajak sebesar 29,5% qoq, serta tekanan biaya operasional. “Laba operasional sedikit turun 1,4% qoq,” sebut Khaer.
Dengan berbagai faktor yang ada, Kiwoom Sekuritas merevisi turun target harga saham BBRI untuk 12 bulan ke depan menjadi Rp 4.720. Target harga tersebut juga sebagai harga wajar saham BBRI yang sebesar Rp 4.720.
Kiwoom Sekuritas menggunakan pendekatan multiple valuation methods (DDM, P/E, dan PBV) serta mempertimbangkan proyeksi penurunan laba bersih BBRI.
Rekomendasi untuk saham BBRI adalah overweight. Risiko utamanya mencakup risiko kredit, risiko likuiditas, risiko operasional, serta kebijakan pemerintah terutama terkait suku bunga.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






