Kamis, 14 Mei 2026

Laba PIK2 (PANI) Ngacir

Penulis : Thresa Sandra Desfika
30 Okt 2025 | 20:42 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi proyek PIK2 (PANI). Foto: Situs Web Perseroan
Ilustrasi proyek PIK2 (PANI). Foto: Situs Web Perseroan

JAKARTA, investor.id - Emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 791,3 miliar sepanjang periode Januari-September 2025.

Angka laba bersih PIK2 (PANI) itu melonjak hampir 63% dari raihan pada periode yang sama tahun 2024 lalu yang berjumlah Rp 486,6 miliar. 

Apabila mengintip data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, laba bersih PIK2 (PANI) untuk kuartal III-2025 saja Rp 505 miliar. Melejit 114% dari kuartal II-2025 dengan capaian Rp 236 miliar.

ADVERTISEMENT

Emiten properti yang dipimpin Sugianto Kusuma atau Aguan ini mencetak laba per saham Rp 46,86 di akhir September 2025. Melompat dari raihan di periode sama tahun lalu yang berjumlah Rp 30,30.

Kinerja PIK2 (PANI) ditopang kenaikan pendapatan neto menjadi Rp 3,09 triliun dalam sembulan bulan 2025, dibandingkan Rp 2,09 triliun di tahun sebelumnya periode yang sama. Beban pokok pendapatan naik dari Rp 897,86 miliar menjadi Rp 1,06 triliun. Alhasil laba bruto di Januari-September tahun ini Rp 2,03 triliun, dari sebelumnya Rp 1,19 triliun.

Adapun laba periode berjalan PIK2 secara konsolidasi hingga akhir September 2025 adalah sebesar Rp 1,62 triliun. Meningkat dari sebelumnya yang tercatat berjumlah Rp 961,74 miliar.

PIK2 (PANI) membukukan total aset per akhir September 2025 Rp 49,46 triliun, liabilitas Rp 18,74 triliun, dan ekuitas Rp 30,71 triliun.

Saham emiten properti PIK2 (PANI) diparkir stagnan di Rp 14.000 pada perdagangan Kamis (30/10/2025). Saham PANI diakumulasi. Investor asing juga mencatatkan net buy Rp 14,83 miliar.

Marketing Sales

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 49 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia