Laba Bandar Nikel Diramal Naik 355%, Cuan Saham Minimal 30%
Macquarie menilai, pembatasan kuota produksi nikel bakal mengangkat harga di pasar global. Bagi broker ini, kenaikan harga nikel lebih berimbas ke harga saham ketimbangkan produksi. Ini membuka potensi rerating semua saham nikel.
Macquarie memprediksi pendapatan dan laba bersih INCO tahun 2026 mencapai US$ 1,6 miliar dan US$ 337 juta vs 2025 US$ 1miliar dan US$74 juta. Artinya, prediksi lonjakan laba bersih INCO versi Macquarie mencapai 355%, lebih besar CLSA.
Broker ini menyematkan rekomendasi outfperform saham INCO dengan target hagra Rp8.800. Estimasi total shareholder return (TSR) mencapai 30%, menggunakan harga saat riset dibuat Rp6.675.
Pada bagian lain, CLSA menilai valuasi saham INCO saat ini sedang menarik, dengan PER 2026 12 kali. CLSA memasang target harga saham INCO Rp9.000.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






