Minggu, 21 Juni 2026

Emas Semakin Jadi Incaran Bank Sentral di 2026

Penulis : Natasha Khairunisa
28 Mar 2026 | 09:35 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Ilustrasi emas batangan. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

JAKARTA, investor.id - World Gold Council (WGC) mengungkapkan bahwa bank-bank sentral global tetap menjadi pembeli emas yang aktif di 2026, bahkan ketika harga meroket ke rekor tertinggi pada bulan Januari, 

WGC juga mencatat, permintaan emas di sektor resmi tetap tangguh dalam beberapa bulan pertama. Organisasi tersebut memperkirakan bank-bank sentral global akan membeli sekitar 850 ton emas pada tahun 2026, jumlah yang hampir sama dengan tahun lalu.

“Fenomena yang telah kita lihat dalam beberapa bulan terakhir adalah bank sentral baru, atau bank sentral yang telah lama tidak aktif atau absen dari pasar emas, memasuki pasar emas,” kata Shaokai Fan, kepala global bank dunia untuk WGC, dikutip dari Mining, Sabtu (28/3/2026).

ADVERTISEMENT

“Saya pikir itu mungkin tren yang akan berlanjut hingga tahun 2026,” ungkapnya.

WGC membeberkan, momentum pembelian emas yang terlihat tahun ini mengikuti gelombang pembelian berkelanjutan pada 2025 lalu, ketika bank-bank sentral kembali menjadi salah satu sumber permintaan emas terbesar secara global.

Total pembelian emas di sektor resmi telah mencapai sekitar 863 ton tahun ini, menurut WGC. Namun, jumlah tersebut masih sedikit di bawah rekor yang tercatat pada tahun 2022–2023, meski masih sangat kuat secara historis.

Di sisi lain, perang di Timur Tengah telah memaksa beberapa negara untuk menjual sebagian cadangan emas mereka untuk memperkuat cadangan devisa seiring lonjakan harga minyak, meskipun fundamental yang mendasari kepemilikan logam tersebut tetap utuh.

“Penurunan tajam harga emas baru-baru ini menandai perubahan dramatis dalam sentimen investor, dengan logam mulia ini menghadapi salah satu penurunan mingguan paling tajam dan mendekati wilayah pasar bearish,” kata Alan Goldberg, analis data utama di BestBrokers.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia