Minggu, 21 Juni 2026

Rupiah Kian Melemah di Terjang Badai Tekanan

Penulis : Natasha Khairunisa
7 Apr 2026 | 15:31 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kurs mata uang dolar AS dan rupiah. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Ilustrasi kurs mata uang dolar AS dan rupiah. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) semakin tergelincir pada Selasa, 7 April 2026.

Pada perdagangan sore ini, kurs rupiah ditutup melemah 70 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat melemah 75 poin di level Rp 17.105 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.035.

Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa pelemahan rupiah berlanjut seiring fokus pasar terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah, menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump untuk pembukaan Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

"Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026). 

Perkembangan tersebut dinilai menjadi pendorong terjadinya pelemahan pada rupiah.

Selain itu, ketegangan meningkat setelah upaya diplomatik untuk meredakan konflik gagal tercapai. Iran menolak proposal yang didukung AS yang menguraikan gencatan senjata 45 hari dan pembukaan kembali selat secara bertahap, bersamaan dengan negosiasi yang lebih luas tentang pencabutan sanksi dan rekonstruksi.

Rupiah kian melemah setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali bahwa tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz merupakan langkah tegas dan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi dapat memicu serangan AS terhadap infrastruktur Iran.

"Konfrontasi ini telah mengganggu aliran energi global dan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan mempersulit prospek kebijakan moneter," beber Ibrahim. 

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 1 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia