Harga Minyak Ambruk di Tengah Harapan Dialog AS dan Iran
Di sisi lain, militer AS memperluas blokade hingga ke Teluk Oman dan Laut Arab. Data pelacakan kapal menunjukkan beberapa kapal sempat berbalik arah saat blokade dimulai, meski sejumlah tanker terkait Iran tetap diizinkan melintas karena tidak menuju pelabuhan Iran.
Iran pun memperingatkan akan membalas langkah tersebut dengan menyerang pelabuhan negara-negara di kawasan Teluk.
Sementara itu, lima sumber kepada Reuters menyebutkan bahwa tim negosiator AS dan Iran berpeluang kembali bertemu di Islamabad pekan ini. Pejabat AS juga mengonfirmasi bahwa komunikasi masih terus berlangsung untuk mencapai kesepakatan.
Namun demikian, Varga mengingatkan bahwa jika perundingan gagal, harga minyak berpotensi kembali menguji level tertinggi seperti pada Maret, seiring penurunan persediaan global yang diperkirakan berlanjut hingga kuartal III.
IEA juga memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk 2026 sebesar 80 ribu barel per hari, serta memperkirakan pasokan akan turun hingga 1,5 juta barel per hari.
Di sisi lain, ekspor produk minyak Rusia dari pelabuhan Tuapse di Laut Hitam untuk April direvisi naik sekitar 60% menjadi 1,27 juta metrik ton, dibandingkan rencana awal sebesar 794 ribu ton.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





