Minggu, 21 Juni 2026

Harga Minyak Ambruk di Tengah Harapan Dialog AS dan Iran

Penulis : Indah Handayani
15 Apr 2026 | 04:40 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak.
Ilustrasi harga minyak.

HOUSTON, investor.id Harga minyak dunia ambruk pada perdagangan Selasa (14/4/2026), seiring meningkatnya harapan bahwa Iran akan kembali melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel guna mengakhiri konflik yang telah mengganggu jalur distribusi energi global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent ditutup ambles US$ 4,57 (4,6%) menjadi US$ 94,79 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot lebih dalam, yakni US$ 7,80 (7,87%) ke level US$ 91,20 per barel.

Penurunan ini terjadi setelah pada sesi sebelumnya kedua acuan minyak tersebut sempat menguat. Brent melonjak lebih dari 4%, sedangkan WTI naik hampir 3%, dipicu langkah militer AS yang memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

ADVERTISEMENT

Pelaku pasar kini mulai mengalihkan fokus pada potensi meredanya konflik. “Ada harapan di pasar bahwa situasi akan berakhir lebih baik. Sebelumnya, pasar sudah memperhitungkan dampak gangguan pasokan yang terjadi,” ujar mitra di Again Capital John Kilduff.

Harga Brent diketahui lebih sensitif terhadap gangguan pasokan global dibandingkan WTI, yang lebih mencerminkan distribusi domestik AS serta kawasan Amerika Tengah dan Selatan.

Meski sentimen positif dari potensi dialog kembali muncul, analis PVM Oil Associates Tamas Varga mengingatkan, penurunan harga saat ini cenderung mengabaikan fakta terganggunya pasokan fisik minyak di pasar.

Laporan bulanan International Energy Agency (IEA) menyebutkan, serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah serta penutupan efektif Selat Hormuz oleh Iran telah memicu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah. Tercatat sekitar 10,1 juta barel per hari pasokan minyak hilang pada Maret.

IEA menegaskan, pemulihan aliran minyak melalui Selat Hormuz menjadi faktor paling krusial dalam meredakan tekanan terhadap pasokan energi, harga, dan perekonomian global.

Blokade AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 28 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 59 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia