Kamis, 14 Mei 2026

Bekal Sebelum Jual Beli Saham BBCA

Penulis : Jauhari Mahardhika
10 Mei 2026 | 17:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi BCA Mobile (BBCA). (Foto: BBCA)
Ilustrasi BCA Mobile (BBCA). (Foto: BBCA)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus disorot para pemodal. KB Valbury Sekuritas mengungkapkan analisisnya untuk mengoptimalkan cuan saham BBCA, bila pemodal melakukan trading pada perdagangan Senin (11/5/2026).

KB Valbury Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham BBCA atau beli saat harga turun. Untuk trading harian, target harganya di Rp 6.350. Pemodal bisa masuk di kisaran harga Rp 6.100-6.175 (entry price).

Secara teknikal, level resistance (batas atas) saham BBCA di Rp 6.350, sedangkan level support (batas bawah) Rp 6.100.

ADVERTISEMENT

“Waspada jika harga menembus Rp 6.100. Stop loss di level Rp 5.850,” tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (10/5/2026).

Pada perdagangan Jumat (8/5/2026), saham BBCA atau BCA ditutup terkoreksi 0,8% ke level Rp 6.175. Dengan begitu, dalam sepekan terakhir, BBCA naik 5,5%. Namun, dalam sebulan, BBCA terpangkas 5% dan year to date (ytd) anjlok 23,5%.

Target Harga Selanjutnya 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 33 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 44 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia