Kamis, 14 Mei 2026

Kapal Novah Bakal Pacu Pertumbuhan CDIA

Penulis : Erta Darwati
12 Mei 2026 | 16:47 WIB
BAGIKAN
Kapal logistik kimia cair Novah milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usaha PT Chandra Shipping International (CSI) resmi bersandar perdana di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Selasa (12/5/2026). Foto: Perseroan.
Kapal logistik kimia cair Novah milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usaha PT Chandra Shipping International (CSI) resmi bersandar perdana di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Selasa (12/5/2026). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - Kapal logistik kimia cair Novah milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usaha PT Chandra Shipping International (CSI) resmi bersandar perdana di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Selasa (12/5/2026).

Direktur PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Merly mengatakan adanya kapal Novah ini akan mendukung pertumbuhan perseroan.

“Jadi yang pasti kami harapkan, dengan adanya penambahan kapal Novah ini, akan mendukung pendapatan dari sektor logistik yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan CDIA ke depan,” katanya saat ditanyai wartawan di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

Presiden Direktur PT Chandra Shipping International dan PT Marina Indah Maritim, Lingga Widastri mengatakan, adanya kapal Novah ini menjadi langkah strategis perseroan guna mendukung kelancaran rantai pasok industri nasional dan regional.

Dia mengatakan, sebagai bagian dari penguatan armada logistik maritim, Novah diharapkan dapat mendukung distribusi produk industri secara lebih efisien dalam melayani kebutuhan logistik domestik maupun regional.

Novah merupakan kapal logistik kimia cair berkapasitas 9.000 Deadweight Tonnage (DWT) yang dirancang untuk mendukung distribusi lintas wilayah secara lebih fleksibel dan efisien

“Kapal tanker, kimia cair, deadweight sekitar 9.000, stainless steel. Kegunaannya untuk feedstock bahan baku Chandra Asri, juga produksi dari Chandra Asri. Semuanya bahan-bahan kimia, seperti pie gas, MTBE, bisa juga bawa caustic soda, serta edisi ke depannya,” ujarnya.

Armada ini melayani berbagai rute strategis domestik maupun internasional, sehingga memperkuat konektivitas distribusi untuk sektor industri dan perdagangan.

Ke depan, Novah juga memiliki potensi untuk mendukung distribusi produk kimia lainnya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas perdagangan dan logistik industri di kawasan Asia Tenggara. 

Dalam proses pembangunan Novah, CDIA bermitra dengan Usuki Shipyard, galangan kapal asal Jepang yang dikenal memiliki teknologi modern dan standar kualitas tinggi dalam pengembangan kapal logistik kimia cair. 

Sementara itu, dari sisi kinerja, CDIA yang merupakan anak perusahaan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tersebut meraup pendapatan bersih US$ 41,2 juta kuartal I-2026, tumbuh 19% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar US$ 34,6 juta.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 38 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia