Kamis, 14 Mei 2026

Sinyal Penting Saham BBRI

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Mei 2026 | 07:10 WIB
BAGIKAN
Kantor PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI. (Foto: BBRI)
Kantor PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI. (Foto: BBRI)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mampu menguat 0,62% ke Rp 3.220 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Tapi investor asing membukukan net sell di saham BBRI.

Sebanyak 151,51 juta saham BBRI diperdagangkan, frekuensi 47.664 kali, dan nilai transaksi Rp 484,59 miliar. Investor mencatatkan net sell di saham BBRI Rp 52,21 miliar.

Saham Bank Rakyat Indonesia bangkit setelah pada dua hari bursa sebelumnya, 8 dan 11 Mei, selalu memerah masing-masing -1,51% dan -1,84%.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Phintraco Sekuritas pada Kamis (13/5/2026) merekomendasikan saham BBRI trading buy.

Menurut broker efek tersebut, spinning bottom pasca uji MA20 3.170 menjadi sinyal awal rebound yang dikonfirmasi jika mampu breakout dari resistance 3.310. “Bullish divergence antara harga dan MACD sejalan dengan indikasi tersebut,” kata Phintraco Sekuritas.

Phintraco merekomendasikan titik masuk saham Bank Rakyat Indonesia sekitar 3.170 dengan titik stoploss di bawah 3.100.

Broker Phintraco mematok target harga pertama saham Bank Rakyat Indonesia pada level 3.300. Sedangkan target harga keduanya di 3.440.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 32 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 43 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia