Saham Pilihan untuk Trading 13 Mei dan Target Harganya
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (13/5/2026), diprediksi melemah. IHSG kemarin ditutup melemah 46,72 poin (0,68%) ke level 6.858,9.
Sementara itu, pasar saham Asia hari ini dibuka melemah, seiring investor mencerna data inflasi April yang lebih tinggi dari perkiraan di tengah kekhawatiran kenaikan harga minyak dan konflik Timur Tengah yang masih berlangsung.
Baca Juga:
Saham-saham Ini Jadi Incaran AsingSedangkan Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Selasa (12/5/2026) di tengah lonjakan inflasi dan kenaikan tajam harga minyak dunia akibat memanasnya kembali konflik AS-Iran.
Dengan melihat situasi dan sentimen yang ada, para analis merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk trading hari ini dan target harganya. Dimulai dari Mandiri Sekuritas yang memberikan beberapa saham pilihan, yaitu:
1. ISAT
- Rekomendasi: Buy
- Harga penutupan: 2.350
- Target harga: 2.410
- Stop loss/Reversal: 2.320
- Support: 2.320
- Resistance: 2.410
2. DEWA
- Rekomendasi: Buy
- Harga penutupan: 474
- Target harga: 484
- Stop loss/Reversal: 468
- Support: 468
- Resistance: 484
3. EXCL
- Rekomendasi: Buy
- Harga penutupan: 3.100
- Target harga: 3.180
- Stop loss/Reversal: 3.060
- Support: 3.060
- Resistance: 3.180
Sedangkan BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham pilihan, yaitu:
1. MEDC
- Spec Buy dengan area beli di 1.580
- Cutloss di bawah 1.560
- Target dekat di 1.610-1.650
2. BIPI
- Spec Buy dengan area beli di 198
- Cutloss di bawah 194
- Target dekat di 204-208
3. ENRG
- Spec Buy dengan area beli di 1.575
- Cutloss di bawah 1.545
- Target dekat di 1.610-1.630
4. BUMI
- Spec Buy dengan area beli di 208-212
- Cutloss di bawah 208
- Target dekat di 216-220
5. BKSL
- Spec Buy dengan area beli di 98-100
- Cutloss di bawah 97
- Target dekat di 102-106
6. HRTA
- Spec Buy dengan area beli di 2.670
- Cutloss di bawah 2.600
- Target dekat di 2.730-2.790.
Sementara itu, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan, yaitu:
1. BBCA
- Buy on Weakness
- BBCA terkoreksi 0,41% ke 6.125 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di bawah MA20 dan masih berada di fase downtrendnya. Kami memperkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [y].
- Buy on Weakness: 5.625-5.900
- Target Price: 6,425, 6,775
- Stoploss: below 5.575
2. BIRD
- Buy on Weakness
- BIRD terkoreksi 0,96% ke 1.555 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan dari BIRD pun masih berada di fase downtrendnya. Kami perkirakan, posisi BIRD saat ini sedang membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave Y.
- Buy on Weakness: 1.475-1.525
- Target Price: 1.605, 1.680
- Stoploss: below 1.450
3. ISAT
- Trading Buy
- ISAT menguat 7,80% ke 2.350 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi ISAT saat ini sedang berada di fase uptrendnya dan membentuk wave a dari wave (b) dari wave [ii].
- Trading Buy: 2.230-2.310
- Target Price: 2.370, 2.410
- Stoploss: below 2.200
4. MINA
- Buy on Weakness
- MINA terkoreksi 6,99% ke 346 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. kami memperkirakan, posisi MINA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C.
- Buy on Weakness: 296-340
- Target Price: 414, 474
- Stoploss: below 288
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






