Kamis, 14 Mei 2026

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Kamis 14 Mei 2026

Penulis : Natasha Khairunisa
13 Mei 2026 | 18:00 WIB
BAGIKAN
Emas Antam (ANTM). ( Investor Daily/Joanito de Saojoao)
Emas Antam (ANTM). ( Investor Daily/Joanito de Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi bergerak fluktuatif pada Kamis, 14 Mei 2026.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksi harga emas Antam (ANTM) bergerak di kisaran level Rp 2.750.000 hingga Rp 2.900.000 per gram

“Jika turun, support pertama di Rp 2.786.000 per gram. Support kedua di Rp 2.750.000 per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ibrahim juga melihat peluang harga emas Antam (ANTM) memulai kenaikan dari level resistance pertama Rp 2.866.000 per gram hingga resistance kedua di level Rp 2.900.000 per gram.

Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini ambles Rp 20.000 ke level Rp 2.839.000 per gram.

Sebelumnya, Harga emas Antam (ANTM) pada hari Selasa (12/5/2026), melonjak Rp 40.000 ke level Rp 2.859.000 per gram.

Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam (ANTM) berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.

Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Rabu (13/5/2026) juga ambrol Rp 20.000 ke level Rp 2.656.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback.

Cek Harga Pecahan Emas Antam

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 15 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 44 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia