IHSG Longsor, 5 Saham Justru Melonjak Tajam
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka longsor sebesar 94,95 poin (1,38%) ke posisi 6.763,94 pada sesi I, Rabu (13/5/2026). IHSG hari ini bergerak memerah di rentang 6.747 – 6.769.
Di saat yang sama, sebanyak lima saham justru melonjak tajam dan masuk daftar top gainers, bahkan ada yang langsung melonjak hingga mentok batas auto rejection atas (ARA).
Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 1,18 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 682,86 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 94.198 kali transaksi.
Sebanyak 118 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 315 saham terkoreksi, dan 203 saham stagnan.
Reliance Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini menguat dan bergerak pada rentang support 6.791 dan resistance 6.947.
Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic golden cross pada area deep oversold.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas.
Reliance Sekuritas merekomendasikan saham pilihan hari ini, yaitu BRPT, PTRO, BUVA, dan DEWA.
Saham Top Gainers
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum
Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.Tag Terpopuler
Terpopuler






