Kamis, 14 Mei 2026

Waspada, Harga Emas Terkoreksi Lebih Dalam ke Level Ini

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 11:12 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Emas (Foto: AP/ Sakchai Lalit)
ilustrasi Emas (Foto: AP/ Sakchai Lalit)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia melemah dan diprediksi terkoreksi lebih dalam ke level US$ 4.637 per ons troi pada perdagangan Rabu (13/5/2026), seiring tekanan bearish yang belum mereda.

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan imbal hasil obligasi AS, serta ekspektasi suku bunga tinggi The Fed menjadi sentimen utama yang membebani pergerakan logam mulia.

Harga emas hari ini terlihat turun 0,36% ke level US$ 4.698,75 per ons troi saat berita ditulis.

ADVERTISEMENT

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menilai, pergerakan harga emas pada timeframe H4 masih menunjukkan tren koreksi setelah harga gagal mempertahankan rebound yang sempat terjadi sebelumnya.

Menurut dia, harga emas sebelumnya sempat menyentuh area support penting dan mengalami pullback. Namun, kenaikan tersebut belum cukup kuat untuk menembus area resistance utama sehingga tekanan jual masih mendominasi pasar.

“Selama harga belum mampu breakout resistance penting, peluang koreksi lanjutan masih cukup terbuka,” ujar Geraldo dalam riset hariannya, Rabu (13/5/2026).

Analisis Teknikal

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 32 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 43 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia