Nasib Rupiah Pekan Depan Diungkap Pakar Bakal Begini
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) diprediksi bergerak fluktuatif terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin depan, 22 Juni 2026.
Pada perdagangan Jumat sore (19/6/2026), nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis 7 poin ke level Rp 17.801 terhadap dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.794 per dolar AS.
"Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.800 - Rp 17.850," ungkap Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangan yang diperoleh pada Jumat (19/6/2026).
Ibrahim memproyeksi nilai tukar rupiah akan fluktuatif dalam sepekan ke depan di sekitar level Rp 17.500 - 18.000 per dolar AS.
Ibrahim mengungkapkan, rupiah masih dibayangi prospek negatif meski sentimen pasar global telah membaik setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah, dan memulihkan perlintasan Selat Hormuz.
Rupiah juga diproyeksi kembali melemah setelah para pembuat kebijakan Federal Reserve (The Fed) mengeluarkan sinyal kenaikan suku bunga hanya satu kali hingga akhir tahun 2026.
"Meskipun ekspektasi inflasi yang lebih rendah biasanya akan mendukung kebijakan moneter yang lebih longgar, investor malah fokus pada kesediaan The Fed yang diperbarui untuk memperketat kebijakan lebih lanjut jika tekanan harga terus berlanjut," bebernya.
Dari sisi internal, rupiah diprediksi kembali melemah pekan depan imbas sentimen tentang pengumuman lembaga indeks kinerja saham global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menetapkan peringkat kriteria arus informasi (information flow) Indonesia menjadi negatif.
MSCI juga menambahkan bahwa tingkat liberalisasi valuta asing di Indonesia masih sangat terbatas. Namun, MSCI mengumumkan posisi Indonesia masih berada di level negara berkembang atau Emerging Market, karena Indonesia mendapat sejumlah keunggulan pada aspek keterbukaan pasar.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






