Presiden Gelar Rapat Kabinet
JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu siang (28/9), menggelar rapat kabinet yang dihadiri seluruh menteri kabinet Indonesia Bersatu II.
Rapat yang berlangsung di Kantor Presiden Jakarta tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono.
Rapat tersebut berlangsung mulai pukul 14:00 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 15:00 WIB. Rapat tersebut tertutup dari liputan pers bahkan wartawan tidak diperkenankan berada di kawasan Kantor Presiden dan hanya diperkenankan menunggu di depan gerbang pemeriksaan menuju Istana Negara.
Hingga rapat berlangsung belum ada keterangan resmi dari pihak Istana Kepresidenan mengenai materi rapat kabinet tertutup tersebut.
Sejumlah menteri yang tampak hadir antara lain Menkum dan Ham Patrialis Akbar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, Menpora Andi Mallarangeng, Mendag Mari Elka Pangestu dan sejumlah menteri lainnya.(ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler

