KPK: Lukas Enembe Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri
JAKARTA, investor.id – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menilai, Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe tidak perlu ke luar negeri untuk berobat. Sebab, tenaga kesehatan atau nakes di Indonesia mampu menangani kondisi Lukas Enembe.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata terkait Lukas Enembe di Jakarta, Selasa (17/1/2023).
Alexander Marwata juga menyampaikan, Lukas Enembe belum perlu dibawa ke luar negeri untuk berobat, karena nakes di Indonesia masih mampu menangani kondisi Lukas.
Ditegaskan, pengobatan Lukas Enembe ke luar negeri mesti harus atas dasar rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta tim medis dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).
Namun demikian, dia menyampaikan, KPK membuka peluang memfasilitasi pengobatan Lukas Enembe ke luar negeri jika tenaga kesehatan di Indonesia tidak mampu menangani tersangka kasus suap dan gratifikasi itu.
"Tetapi dari hasil pemeriksaan dokter di RSPAD dan IDI, yang bersangkutan dinyatakan sehat. Kalau ada gangguan kesehatan, hipertensi, itu kan karena faktor usia. Mungkin juga karena kondisi badan yang bersangkutan, dan itu sudah bisa diatasi lewat pemeriksaan yang bersangkutan di RSPAD," ungkap Alex.
Diberitakan, Lukas Enembe dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta saat menjalani pemeriksaan di gedung KPK pada Selasa (17/1/2023).
Penasihat hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menyatakan kondisi kesehatan kliennya memburuk saat berada di gedung KPK.
"Drop, dia drop. Mungkin jadwal pemeriksaan dia tidak bisa (sakit) jadi beliau dilarikan ke rumah sakit," ujar Petrus kepada wartawan.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






