Jumat, 15 Mei 2026

Mengedepankan Inovasi untuk Mendorong Transformasi

Penulis : Happy Amanda Amalia
9 Mar 2023 | 01:32 WIB
BAGIKAN
Rumah Kebangsaan menggelar dialog denga tema "Indonesia Economic Growth 2023: Survival Amid Global Uncertainties" pada 08 Maret 2023, di Jakarta. (Foto: Instagram Rumah Kebangsaan)
Rumah Kebangsaan menggelar dialog denga tema "Indonesia Economic Growth 2023: Survival Amid Global Uncertainties" pada 08 Maret 2023, di Jakarta. (Foto: Instagram Rumah Kebangsaan)

JAKARTA, investor.id – Kondisi dunia disebut sedang dalam tidak baik-baik saja karena dibayang-bayangi ketidakpastian, mulai dari perang Rusia dengan Ukraina, konflik geopolitik, penguatan dolar Amerika serta sisa-sisa imbas pandemi Covid-19. Namun, ekonomi Indonesia tampak menunjukan situasi yang relatif aman karena sudah tidak lagi bergantung pada capital inflow.

Hal itu disampaikan Managing Partner PT Verdhana Sekuritas Indonesia Heriyanto Irawan dalam kegiatan AP Dialog bertemakan “Indonesia’s Economic Growth 2023: Survival Amid Global Uncertainties” yang digelar Rumah Kebangsaan pada Rabu (08/03/2023) malam di Jakarta secara hybrid.

Menurut Heriyanto, transformasi yang dilakukan Indonesia saat ini sudah berada di jalur yang tepat walau ada gejolak di luar negeri bahkan ekonominya masih masih kokoh, jauh lebih kokoh dibandingkan 20-30 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

“Hal ini disebabkan inovasi Pemerintah Indonesia untuk menutup defisit neraca perdagangan kita, bahkan surplus. Indonesia juga sudah tidak lagi bergantung pada dana yang masuk, justru kita sudah menghasilkan dana dari hasil ekspor. Di mana ini menjadi salah satu terobosan yang dilakukan pemerintah dengan melakukan hilirisasi,” ujarnya.

Sebagai informasi, memasuki 2023, Indonesia tidak hanya menghadapi tantangan satu tahun ke depan, tetapi tantangan jangka panjang yang lebih dinamis dan kompleks. Pasca pandemi, Indonesia melakukan upaya-upaya pemulihan untuk bangkit kembali, terutama untuk menghadapi sejumlah persoalan global.

Ditambahkan oleh Heriyanto untuk tidak takut gagal dalam melakukan berbagai inovasi karena itu adalah sebuah proses belajar.

“Awalnya kita hanya menjual batu tetapi dengan kecanggihan teknologi yang terus berkembang dan transformasi, secara bertahap kita sudah bisa membuat sendok dari stainless steel dan kedepan diharapkan dapat membuat komponen-komponen baterai, dan lainnya,” katanya.

Sebelumnya, dalam acara yang sama, Senior Lecturer di MIT Sloan School of Management George Westerman menyampaikan bahwa inovasi merupakan pekerjaan tanpa henti. Karena inovasi yang terus-menerus terjadi mendorong transformasi untuk menjadi lebih baik, bukan sekadar mengejar kecepatan semata.

“Kalau kita melakukan 10 kali inovasi dan hanya satu yang berhasi, tidak mengapa. Jangan takut gagal asalkan kita mau belajar dari kegagalan itu, mengapa kita kita gagal dan mau memperbaiki kegagalan itu,” ungkap dia.

Tetapi Westerman menambahkan, mendorong terjadinya inovasi tidak semata seputar teknologi, walau diakuinya perkembangan teknologi saat ini sangat pesat sementara banyak organisasi yang bergerak lambat. Diperlukan kepemimpinan yang tepat supaya teknologi bisa bekerja baik, karena saat terjadi transformasi maka akan terjadi proses perubahan organisasi yang akan memengaruhi sumber daya manusia.

“Digitalisasi mengubah bisnis, juga pemerintah maka penting untuk berinvestasi pada sumber daya manusia dengan memberikan skill baru dan akses-akses baru yang dapat mereka berdayakan berdayakan supaya mereka tidak menjadi batu sandungan dan menjadi penghalang bagi inovasi yang dilakukan. Hal ini sangat penting karena mereka, manusia, yang bakal tergantikan oleh teknologi,” ujar nya.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 54 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia