Pemudik Diprediksi Naik 40 Juta, Erick Thohir Tambah Kapasitas Kereta Api
JAKARTA, Investor.id - Menteri BUMN Erick Thohir meningkatkan kapasitas layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik dengan perkiraan 40 juta pada arus lebaran tahun ini.
"Kita antisipasi peningkatan (pemudik) yang prediksinya naik 40 juta. Saya sudah diskusi dengan Direktur Utama (Dirut) KAI agar kereta api menjadi solusi untuk mengurangi beban kendaraan pribadi dan bus," ucap Erick dalam konferensi pers usai meninjau Stasiun Pasar Senen, di Jakarta, Selasa (18/4).
Apalagi, berdasarkan kalkulasi dari Kakorlantas dan Kapolri, tingkat kepadatan di jalan tol saat ini sudah menyentuh 0,64 alias sangat padat. "Jadi, saya mendorong PT KAI untuk meningkatkan kapasitas. Sekarang sudah 53 tujuan per hari dan kita juga memberikan promo cepat dan tepat untuk menarik penumpang," ujar Erick.
Selain itu, direksi PT KAI meningkatkan layanannya dengan berinovasi menyediakan takjil berupa minuman termasuk promo tiket. Menurut Erick, hal itu merupakan bentuk intervensi.
Sebab, jika tidak diintervensi, dirinya khawatir akan terjadi penumpukan di jalan seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang yang diprediksi mencapai 40 juta pada tahun ini. "Untuk itu, saya ingin pastikan ini menjadi solusi awal," imbuhnya.
6,9 Juta Tiket
Dalam kesempatan itu, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo melaporkan bahwa terhitung sejak 14 April hingga 2 Mei 2023, PT KAI telah menyediakan 6,9 juta tiket yang terdiri 3,1 juta tiket kereta api jarak jauh dan sisanya kereta lokal, termasuk commuter dan aglomerasi.
"Jadi, penambahan kapasitas itu bukan hanya kereta api jarak jauh. Tapi juga untuk angkutan lokal. Karena ternyata, pertumbuhan angkutan lokal dan commuter juga tinggi," tuturnya.
Dari 3,1 juta tiket kereta jarak jauh, Didiek menyebut, sekitar 2,4 juta tiket atau setara 75% sudah ludes terjual dengan rute favorit di antaranya Yogyakarta-Solo, Surabaya, Purwokerto, dan Kroya. Bahkan, sekarang ini tingkat keterjualan tiket sudah mendekati 100% sampai tiba hari Lebaran.
Mencermati tingginya animo mudik masyarakat, PT KAI juga sudah maksimal menambah 53 perjalanan untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta api bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dari 30 kali menjadi 42 kali.
Didiek mengimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan rencana mudik dengan baik dan secepat mungkin. Hari ini saja, tercatat Stasiun Pasar Senen sudah memberangkatkan sebanyak 35 kereta dengan jumlah penumpang mencapai 19.900 orang. Sedangkan Stasiun Gambir memberangkatkan sebanyak 34 kereta dengan jumlah penumpang sekitar 16 ribu.
Didiek memperkirakan, jumlah penumpang kereta api akan terus meningkat pada Rabu (19/4) sampai puncaknya jatuh pada Jumat (21/4). Dari kedua stasiun besar di Jakarta itu, jumlah penumpang sudah mendekati 40 ribu.
"Untuk itu, saya menekankan kepada para penumpang, perjalanan dari rumah untuk diantisipasi. Jangan sampai ada kemacetan karena kereta berangkat tepat waktu. Dan kami menjamin ketepatan waktu karena ketapatan waktu sudah mencapai 99,6%. Termasuk protokol kesehatan tetap diterapkan dengan baik," tandasnya. (mwd)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






