Jumat, 15 Mei 2026

Kompleks, Program Makan Siang Gratis Harus Dikelola Kementerian Khusus

Penulis : Wijayanti Putri
7 Mei 2024 | 15:25 WIB
BAGIKAN
Wakil Presiden terpilih GIbran Rakabuming Raka menjawab pertanyaan media soal program makan siang gratis, di Solo, Selasa (07/05/24)
Wakil Presiden terpilih GIbran Rakabuming Raka menjawab pertanyaan media soal program makan siang gratis, di Solo, Selasa (07/05/24)

SOLO, investor.id – Wakil Presiden (Wapres) terpilih Gibran Rakabuming Raka menegaskan, dibutuhkan kementerian khusus atau tersendiri untuk mengurus program makan siang gratis yang menjadi unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

Alasannya, program ini terbilang kompleks karena melibatkan anggaran yang besar, distribusi yang tersebar, kesiapan logistik, hingga monitoring pelaksanaan program.

“Kenapa harus dibuat kementerian sendiri, ya karena program ini melibatkan anggaran yang besar, distribusinya juga tidak mudah. Logistiknya juga tidak mudah, monitoring juga tidak mudah,” tegasnya kepada awak media di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/5/2024).

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Gibran menginginkan agar program makan siang gratis harus bisa benar-benar berjalan dengan baik untuk jangka panjang dan memberikan dampak yang positif yang dirasakan langsung oleh para siswa sekolah.

“Makanya harus (ada kementerian khusus). Kita ingin program ini benar-benar bisa berjalan. Karena kita pengen program ini benar-benar full impact, benar-benar bisa dirasakan oleh anak-anak sekolah,” tandas Wali Kota Solo itu.

Mengenai kementerian apa yang akan dibentuk nanti, Gibran meminta semua untuk bersabar. Sebab saat ini hal tersebut masih menjadi pembahasan dirinya dengan Prabowo Subianto. Termasuk rencana penambahan menteri dalam kabinet mendatang.

“Masih dibahas dan digodok. Kemarin sempat dibahas, tapi tunggu dulu. Intinya kita ada atensi khusus untuk program makan siang gratis,” tutup Gibran.

Diberitakan sebelumnya, Bendahara Umum Projo, Panel Barus mengatakan, kemungkinan adanya satu atau dua kementerian baru untuk menampung program unggulan Prabowo-Gibran seperti program makan siang gratis dan hilirisasi. Namun, ia menekankan struktur nomenklatur kementerian yang ada tidak akan mengalami perubahan yang signifikan.

“Dengan demikian, keberlanjutan adalah kata kunci, dan konsekuensinya mungkin tidak akan banyak perubahan dalam struktur nomenklatur kabinet," jelas Panel dalam wawancara dengan BTV pada Kamis (2/5/2024).

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) disebut tengah serius memikirkan pembiayaan untuk program makan siang gratis. Program ini diketahui diusung oleh pasangan calon presiden dan calon wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Dari sisi pembiayaannya sedang ditimbang betul oleh Bappenas dan Kementerian Keuangan,” kata Deputi bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, Amich Alhumami di gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Amich menyampaikan, saat ini tengah dibahas lebih lanjut terkait sumber-sumber pendanaan untuk program makan siang gratis. Menurutnya, program ini dapat memberikan manfaat luas, terutama bagi anak-anak.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia