Kamis, 14 Mei 2026

Gantikan Yasonna, Politikus Gerindra Supratman Andi Agtas Bantah Ada Kepentingan Politik

Penulis : Mita Amalia Hapsari
19 Aug 2024 | 13:57 WIB
BAGIKAN
Supratman Andi Agtas dilantik sebagai Menteri Hukum dan HAM, menggantikan Yasonna Laoly, Senin (19/8/2024)
Supratman Andi Agtas dilantik sebagai Menteri Hukum dan HAM, menggantikan Yasonna Laoly, Senin (19/8/2024)

JAKARTA, investor.id – Politikus Partai Gerindra Supratman Andi Agtas dipercaya menggantikan Yasonna Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM. Pelantikan Supratman dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024).

Supratman mengatakan, pelantikannya dirinya merupakan hak prerogatif presiden, jadi tidak ada dikotomi partai pemerintah atau yang lain. Dia pun membantah pelantikannya ada unsur kepentingan politik dengan mengganti Yasonna yang merupakan elit PDIP tersebut.

“Yang jelas presiden memberi kepercayaan tugas saya melaksanakan tugas itu," kata Supratman seusai pelantikan.  

ADVERTISEMENT

Supratman mengaku telah berkomunikasi dengan Yasonna Laoly terkait program-program yang akan dilanjutkan di Kementerian Hukum dan HAM.

"Intinya semua harus kita lakukan secara objektif mana yang kita lihat dari aspek legalitas yang cukup dan itu sudah memenuhi persyaratan UU, kami akan berlaku adil," imbuh dia.

Diakuinya, dirinya berteman baik dengan Yasonna. Dia pun berkomitmen untuk menyempurnakan dan melanjutkan program yang sudah dilakukan menteri sebelumnya.

Terkait jabatan barunya tersebut, Supratman mengatakan bahwa Jokowi telah memberi arahan untuk melakukan reformasi berkaitan dengan Undang-undang yang tumpang tindih.

"Yang utama adalah melakukan reformasi di bidang hukum terutama berkaitan banyaknya tumpah tindih antara satu UU dengan yang lain. Jadi bapak presiden inginkan itu dilakukan harmonisasi dan itu bisa mengintegerasikan sehingga tidak ada lagi ego sektoral karena tumpang tindih perautan perundang-undangan," ungkap dia.

Selain itu, ia juga sudah bertemu dengan presiden terpilih, Prabowo Subianto yang berhalangan hadir di pelantikan hari ini, lantaran ada kunjungan kerja ke Australia.

"Tadi pagi kami juga telah bertemu dengan bapak prabowo, presiden terpiliuh beliau pesankan kepada kami untuk menjaga republik ini, dengan melakukan segala sesuatu perbuatan tercela dan Insya Allah itu akan menjadi tugas yang akan kami jalankan," pungkas Supratman.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 39 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia