Jumat, 15 Mei 2026

Anggota DPR Partai Nasdem Akui Gunakan Dana CSR BI untuk Sosialisasi di Dapil

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
27 Des 2024 | 21:18 WIB
BAGIKAN
Petugas melayani tamu di resepsionis Gedung KPK, Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Petugas melayani tamu di resepsionis Gedung KPK, Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

JAKARTA, investor.id - Anggota DPR dari fraksi Partai Nasdem, Satori (ST) rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/12/2024). Satori diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI).

Satori menjelaskan, ada pemakaian dana CSR BI untuk program kegiatan sosialisasi di daerah pemilihan (dapil). Seusai rampung diperiksa KPK, Satori menyebut ada pemakaian dana CSR BI untuk program kegiatan sosialisasi di daerah pemilihan (dapil).

“Programnya kegiatan sosialisasi di dapil,” kata Satori usai menjalani pemeriksaan tim penyidik, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Satori, dana CSR dimaksud mengalir lewat yayasan. Dia menyebut, seluruh anggota Komisi XI pun menerima program tersebut.

“Semua anggota Komisi XI programnya itu dapat. Bukan kita aja,” ujar Satori.

Satori mengeklaim tidak ada perbuatan suap berkaitan dengan CSR dimaksud. Namun di lain sisi dia menyatakan siap kooperatif menghadapi proses yang tengah dilakukan KPK.

“Insyaallah saya akan kooperatif,” ungkap Satori.

Terkait kasus ini, KPK mengendus dugaan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) yang mengalir ke yayasan. Penelusuran lebih lanjut masih terus dilakukan.

“Yayasan yang kita duga tidak tepat untuk diberikan,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Rudi Setiawan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia