Kejagung Bakal Telusuri Dugaan Suap dalam Vonis Harvey Moeis, Asal Ada Laporan
JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung menanggapi kemungkinan adanya dugaan suap terkait putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakarta Pusat) yang dinilai memberi vonis terlalu ringan kepada Harvey Moeis.
Terdakwa kasus tata niaga timah tersebut, hanya divonis hukuman 6,5 tahun penjara dan denda Rp 210 miliar, padahal jaksa menuntut Harvey dengan hukuman 12 tahun penjara.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar enggan berandai-andai terkait dugaan penyuapan tersebut.
Menurut Harli, saat ini jaksa penuntut umum (JPU) masih fokus untuk mengajukan banding terkait vonis tersebut.
"Saat ini kita sedang fokus dalam proses bandingnya," katanya.
Harli mengaku siap menelusuri adanya dugaan penyuapan apabila ada masyarakat yang hendak melaporkannya.
Harli menyatakan, Kejagung bakal mengusut bila ada laporan dengan mencari bukti-bukti tersebut, apakah benar terjadi penyuapan atau tidak.
"Kecuali ada laporan atau pengaduan terkait dugaan dimaksud," ungkapnya.
Sebelumnya, suami Sandra Dewi, Harvey Moeis selain mendapat hukuman 6,5 tahun penjara pada keputusan pengadilan tipikor atas kasus dugaan korupsi timah. Harvey Moeis juga diwajibkan membayar denda Rp 210 miliar.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





