Dalami Penyidikan Korupsi Rumah Dinas Anggota DPR, KPK dan BPKP Klarifikasi Saksi
JAKARTA, investor.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan mengklarifikasi dua saksi terkait kasus proyek pengadaan kelengkapan rumah dinas anggota DPR, Selasa (4/2/2025).
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika mengatakan, klarifikasi oleh BPKP dan KPK tersebut terkait proses pengadaan, sejak perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporannya.
Klarifikasi ini merupakan tindak lanjut penyidikan KPK atas dugaan korupsi pengadaan kelengkapan rumah dinas anggota DPR tahun anggaran 2020.
Dua saksi yang diklarifikasi berinisial SWB dan AS. Dari informasi yang dihimpun, mereka yakni PNS Setjen DPR (Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa), Sri Wahyu Budhi Lestari (SWB); dan PNS Setjen DPR (Kasubbag RJA Kalibata 2019-2021), Ahmat Sapiulloh (AS).
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih," ungkap Tessa, Kamis (6/2/2025).
Sebelumnya, KPK menyita sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan barang dan jasa pada rumah jabatan atau dinas anggota DPR RI. Dokumen dimaksud disita saat KPK memeriksa dua saksi, Senin (6/1/2025).
Dua saksi tersebut yakni Kepala Bagian Pengelolaan Rumah Jabatan DPR RI 2019-2022, Hiphi Hidupati (HH) dan karyawan swasta, Purwadi (P). Dokumen yang disita diduga memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan korupsi proyek rumah dinas anggota DPR yang tengah diusut KPK.
"Penyidik hanya melalukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen yang diduga terkait dengan pengadaan barang dan jasa pada rumah dinas anggota DPR," ujar Tessa.
Soal kasus ini, KPK menjalin koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam mengusut dugaan korupsi pengadaan kelengkapan rumah jabatan anggota DPR. Lembaga antikorupsi itu menyuplai sejumlah dokumen terkait ke BPKP guna mendalami dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






