Jumat, 15 Mei 2026

KPK Periksa Direktur KSO Summarecon Serpong Terkait Dugaan Gratifikasi Pejabat DJP

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
5 Mar 2025 | 11:37 WIB
BAGIKAN
Petugas melintas di depan Gedung KPK, Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Petugas melintas di depan Gedung KPK, Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Kerja Sama Operasional (KSO) Summarecon Serpong Sharif Benyamin (SB) selaku saksi, Selasa (4/3/2025).  Sharif diperiksa terkait aliran dana kepada eks pejabat Ditjen Pajak Muhamad Haniv (HNV) yang tersandung kasus dugaan gratifikasi.

"Hadir, didalami terkait dengan aliran dana ke tersangka," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, dikutip Rabu (5/3/2025).

Diketahui, KPK menduga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus periode 2015-2018, Muhamad Haniv (HNV) menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya. Gratifikasi itu disebut salah satunya untuk mendukung ajang fashion show yang digelar anaknya.

ADVERTISEMENT

Haniv disangkakan melanggar Pasal 12 B UU Tipikor. Dia diduga menggunakan pengaruhnya untuk kepentingan pribadinya.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur menuturkan, selama menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, tersangka HNV diduga telah melakukan perbuatan yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban tugasnya.

“Menggunakan pengaruh dan koneksinya untuk kepentingan dirinya dan usaha anaknya," kata Asep Guntur di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (25/2/2025). 

KPK juga mengendus dugaan penerimaan gratifikasi Haniv lainnya. Nilai totalnya disebut mencapai puluhan miliar rupiah.

"HNV diduga melakukan perbuatan TPK berupa penerimaan gratifikasi untuk fashion show Rp 804.000.000, penerimaan lain dalam bentuk valas Rp 6.665.006.000, dan penempatan pada deposito BPR Rp14.088.834.634 sehingga total penerimaan sekurang-kurangnya Rp 21.560.840.634," tutur Asep.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia