KPK Tunggu Hasil Gugatan Buronan e-KTP Paulus Tannos di Pengadilan Singapura
JAKARTA, investor.id - Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Paulus Tannos disebut masih menjalani proses penuntutan di Singapura. Buronan kasus pengadaaan e-KTP ini diketahui menggugat provisional arrest atau penangkapan sementara ke Pengadilan Singapura.
Menurut Ketua KPK Setyo Budiyanto, sebenarnya informasi ini lebih pas dan lebih detail disampaikan oleh Menteri Hukum. Sebab sistem yang ada di Singapura berbeda dengan di Indonesia.
“Yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses penuntutan," kata Setyo Budiyanto di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Hukum (Kemenkum) telah menyerahkan berkas-berkas terkait Paulus Tannos sebelum batas waktu 3 Maret 2025. Kini, KPK tengah menanti putusan Pengadilan Singapura untuk kemudian menentukan tindak lanjut.
"Informasi yang saya dapatkan baru dilakukan proses penuntutan. Kan kemarin batas waktu tanggal tiga (Maret) kan, tapi setelah itu ada proses penuntutan, ya itu tadi karena ada sistem hukum yang berbeda," ujar Setyo.
Diketahui, Tannos disebut melayangkan gugatan terkait upaya paksa terhadapnya di Singapura.
"Bahwa yang bersangkutan menguji keabsahan provisional arrest yang dilakukan otoritas sana atas permintaan dari Indonesia," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Disampaikan Tessa, upaya hukum Paulus Tannos tersebut tengah berlangsung di Singapura. Di lain sisi, dia memastikan proses untuk merampungkan ekstradisi yang bersangkutan masih terus dilakukan.
"Dari pemerintah Singapura melalui CPIB juga memberikan persyaratan dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi oleh pemerintah Indonesia dan itu KPK, Kementerian Hukum, Polri, dan Kejaksaan saat ini sedang bersama-sama memenuhi persyaratan tersebut," tutur Tessa.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






