Kamis, 14 Mei 2026

Komisi III DPR Dukung Kejagung Usut Keterlibatan Keluarga Zarof dalam TPPU

Penulis : Yustinus Patris Paat
6 Mei 2025 | 22:50 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni

JAKARTA, investor.id - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut dugaan keterlibatan keluarga Zarof Ricar dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU). Menurut Sahroni, Kejagung harus menindak semua pihak yang terlibat TPPU termasuk keluarga mantan Pejabat Mahkamah Agung (MA) tersebut.

"Kasus Zarof Ricar ini merupakan aib bagi penegakkan hukum di negara kita. Maka sudah sepatutnya Kejagung pastikan semua yang secara sadar terlibat, menikmati, atau mengolah duit haramnya, turut ikut bertanggung jawab. Termasuk jika itu keluarganya sendiri sekalipun,” ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (6/5/2025). 

Sahroni mengaku heran jika keluarga Zarof Ricar tidak curiga dengan uang tunai sebanyak itu di rumah. Apalagi uangnya sebanyak Rp 1 triliun dalam bentuk tunai.

ADVERTISEMENT

"Lagian Zarof Ricar ini kan berkarier sebagai PNS, hidup dari gaji. Masa iya keluarganya di rumah tidak ada yang curiga? Itu hampir Rp 1 triliun loh dalam bentuk tunai. Dari situ saja sudah mencurigakan," ungkap dia.

"Khawatir ada upaya pencucian uang yang dilakukan oleh keluarga sendiri. Makanya tidak ada salahnya kalau Kejagung selidiki, biar clear,” pungkas Sahroni menambahkan.

Diketahui, Kejaksaan Agung telah menetapkan Zarof Ricar sebagai tersangka kasus pencucian uang. Penyidik juga terus mendalami keterlibatan keluarganya dengan melakukan penyitaan dan pemblokiran aset di beberapa wilayah. 

"Nanti kita lihat ya. Bagaimana perkembangannya ini kan sedang terus berproses," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin, (5/5/2025).

Harli mengaku pihaknya masih fokus menyelesaikan pemberkasan pencucian uang, yang menjerat Zarof. Sejumlah aset disita untuk kebutuhan pembuktian dalam persidangan.

“Penyidik juga sudah melakukan berbagai tindakan seperti penyitaan terhadap berbagai aset yang di situ juga ada nama-nama orang lain yang bukan tersangka asetnya,” pungkas Harli.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia