Dirut Allo Bank dan Mantan Wadirut BRI Jadi Tersangka Kasus Korupsi Mesin EDC
JAKARTA, investor.id – Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Indra Utoyo dan 4 orang lainnya secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan mesin electronik data capture (EDC) di Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan pengumuman tersebut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025).
"Menetapkan 5 orang tersangka," ujar pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.
Asep mengatakan, dari 5 orang tersangka itu, 3 di antaranya merupakan mantan orang internal BRI dan 2 merupakan pihak swasta
Dibeberkannya, kelima tersangka tersebut adalah Dirut Allo Bank Indra Utoyo yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI, eks wadirut BRI Catur Budi Harto; eks SEVP Manajemen Aktiva dan Pengadaan BRI Dedi Sunardi; Dirut PT Pasifik Cipta Solusi Elvizar; dan Dirut PT Beringin Inti Teknologi Rudy Suprayudi Kartadidjaja.
KPK diketahui sedang mengusut kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan mesin EDC di bank pelat merah dengan nilai anggaran proyek sebesar Rp 2,1 trilliun.
Berdasarkan perhitungan sementara penyidik KPK, jumlah kerugian negara dari kasus ini sebesar Rp 744,5 miliar atau 30 persen dari nilai anggaran proyek EDC. Tempus proyek pengadaan mesin EDC yang diselidiki KPK pada periode 2020-2024.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






