Jumat, 15 Mei 2026

Dirut Allo Bank dan Mantan Wadirut BRI Jadi Tersangka Kasus Korupsi Mesin EDC

Penulis : Yustinus Patris Paat
9 Jul 2025 | 20:22 WIB
BAGIKAN
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id – Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Indra Utoyo dan 4 orang lainnya secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan mesin electronik data capture (EDC) di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan pengumuman tersebut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025).

"Menetapkan 5 orang tersangka," ujar pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

ADVERTISEMENT

Asep mengatakan, dari 5 orang tersangka itu, 3 di antaranya merupakan mantan orang internal BRI dan 2 merupakan pihak swasta

Dibeberkannya, kelima tersangka tersebut adalah Dirut Allo Bank Indra Utoyo yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI, eks wadirut BRI Catur Budi Harto; eks SEVP Manajemen Aktiva dan Pengadaan BRI Dedi Sunardi; Dirut PT Pasifik Cipta Solusi Elvizar; dan Dirut PT Beringin Inti Teknologi Rudy Suprayudi Kartadidjaja. 

KPK diketahui sedang mengusut kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan mesin EDC di bank pelat merah dengan nilai anggaran proyek sebesar Rp 2,1 trilliun.

Berdasarkan perhitungan sementara penyidik KPK, jumlah kerugian negara dari kasus ini sebesar Rp 744,5 miliar atau 30 persen dari nilai anggaran proyek EDC. Tempus proyek pengadaan mesin EDC yang diselidiki KPK pada periode 2020-2024.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia