Mantan Direktur PGN Dipanggil KPK untuk Diminta Kesaksian Soal Kasus PGN-IAE
JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Direktur PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Desima A. Siahaan sebagai saksi. Dia dimintai keterangan terkait dugaan korupsi jual beli gas antara PT PGN dengan PT Inti Alasindo Energy (IAE) pada 2017-2021.
KPK terus mengusut kasus ini dan telah meminta keterangan dari banyak saksi dari PGN dan IAE, termasuk, termasuk Komisaris Utama (Komut) PT IAE, Arso Sade pada 23 Juni 2025 lalu.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (4/8/2025).
KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas tersebut, yakni Komisaris PT IAE pada 2006-2023 Iswan Ibrahim dan Direktur Komersial PT PGN pada 2016-2019 Danny Praditya.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Kasus korupsi PGN ini bermula dari transaksi jual beli gas antara PGN dan IAE selama periode 2017 hingga 2021. Awalnya, ada keputusan Dewan Komisaris dan Direksi PT PGN pada 19 Desember 2016 yang mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2017.
Namun dalam RKAP tersebut, tidak tercantum rencana pembelian gas dari PT IAE. Berdasarkan hasil audit, kerugian negara dalam perkara ini ditaksir mencapai US$ 15 juta.
Dalam kasus ini, penyidik KPK juga menyita sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam transaksi jual beli gas antara PT PGN dan PT IAE. Salah satu barang bukti yang disita adalah uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat.
KPK menyita uang sebesar US$ 1.523.284 atau setara lebih dari Rp 24 miliar. Selain itu, disita pula tujuh bidang tanah di wilayah Bogor dan sekitarnya dengan total luas mencapai 31.772 meter persegi dan nilai taksiran sekitar Rp 70 miliar.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






